Pelatihan Gigi Palsu Lepasan di Makassar: Kolaborasi Klinik Gigi Daengtisia, PDGI, dan FKG UNHAS untuk Tingkatkan Kompetensi Dokter Gigi

Pelatihan Gigi Palsu Lepasan di Makassar: Kolaborasi Klinik Gigi Daengtisia, PDGI, dan FKG UNHAS untuk Tingkatkan Kompetensi Dokter Gigi

Mindy
Published on 5 Juli 2026

Pelatihan Gigi Palsu Lepasan di Makassar: Kolaborasi Klinik Gigi Daengtisia, PDGI, dan FKG UNHAS untuk Tingkatkan Kompetensi Dokter Gigi

Makassar, 5 Juli 2026 — Klinik Gigi Daengtisia menggelar Pelatihan Pembuatan Gigi Palsu Lepasan yang Stabil pada Sabtu (4/7/2026) di Meeting Room Klinik Gigi Daengtisia Cabang Antang, Makassar. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Daengtisia Learning Center ini mendapat dukungan resmi dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Makassar dan Program Studi Prostodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin (FKG UNHAS). Pelatihan diikuti oleh 14 dokter gigi umum jaringan Klinik Gigi Daengtisia, 2 dokter gigi Komite Medik, 4 perawat gigi, dan 2 tekniker gigi.

Mengapa Pelatihan Ini Diselenggarakan

Pembuatan gigi palsu lepasan merupakan tindakan klinis yang menuntut ketelitian tinggi sejak proses pencetakan. Kesalahan kecil pada tahap awal, mulai dari pemilihan sendok cetak, manipulasi jaringan, hingga border moulding, dapat menurunkan retensi dan stabilitas protesa sehingga pasien mengeluh longgar, nyeri, atau luka pada mukosa.

Direktur Human Capital Daengtisia Grup Indonesia, Wa Ode Sri Andriani, S.K.M., M.K.M., mengatakan bahwa keluhan pasien kerap berakar dari proses awal yang kurang presisi dan kurang komunikatif. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kompetensi teknis sekaligus profesionalisme klinis dokter gigi.

“Kami melihat bahwa banyak keluhan pasien bukan semata-mata pada hasil akhir, tetapi berawal dari proses awal yang kurang presisi dan kurang komunikatif. Karena itu, pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kompetensi teknis sekaligus profesionalisme klinis dokter gigi kami,” ujar Bu Arin.

Tema “One Impression, One Success”

Pelatihan mengangkat tema “One Impression, One Success” dengan makna bahwa satu proses pencetakan yang tepat, presisi, dan beretika akan menentukan keberhasilan keseluruhan perawatan prostodonsia lepasan. Prinsip ini relevan dengan komponen prosedur klinis gigi tiruan dan menjadi dasar bagi dokter gigi untuk mengendalikan kualitas sejak kesan pertama.

Ketua PDGI Kota Makassar sekaligus Ketua Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) Prostodonsia FKG UNHAS, Dr. drg. Irfan Dammar, Sp. Pros., Subsp. MFP (K), bertindak sebagai narasumber utama. Ia menekankan tiga hal: aspek teknis pencetakan, komunikasi dokter-pasien, dan keselamatan pasien dalam pelayanan prostodonsia.

Dukungan PDGI Cabang Makassar dan FKG UNHAS

Kolaborasi ini menjadi contoh sinergi tripartit antara klinik swasta, organisasi profesi, dan institusi pendidikan. Dukungan resmi PDGI Cabang Makassar tertuang dalam surat rekomendasi kegiatan Nomor 009/B/PDGI Cab.MKS/VII/2026. Sementara itu, Prodi Prostodonsia FKG UNHAS mengirim tenaga pengajar subspesialis Maksilofasial Prostetik sebagai pembicara. Skema seperti ini lazim dijumpai pada dunia pendidikan dokter gigi, di mana klinik menjadi wahana praktik dan sumber Continuous Professional Development (CPD) bagi dokter gigi.

Pendekatan tripartit—klinik sebagai lapangan praktik, PDGI sebagai pengayom etik-profesional, dan FKG sebagai penjaga mutu akademik—menjadi model yang melengkapi edukasi pasien terkait tukang gigi ilegal dengan peningkatan standar layanan gigi palsu yang aman.

Clinical Masterclass dan Laboratory Masterclass

Pelatihan berlangsung dalam dua sesi utama. Sesi pertama, Clinical Masterclass, membahas aspek klinis pencetakan gigi palsu lepasan, termasuk indikasi dan kontraindikasi, pemilihan sendok cetak standar dan individual, teknik border moulding, serta trik mengatasi saliva berlebih dan jaringan bergerak. Sesi kedua, Laboratory Masterclass, membahas aspek laboratorium, mulai dari pencetakan model kerja, penentuan landasan oklusal, penyusunan gigi artifisial, hingga prosesing akrilik dan finishing.

Metode pembelajaran menggabungkan diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Peserta tampak antusias mengikuti setiap tahap, termasuk latihan mencetak di phantom dan saling bertukar peran sebagai operator serta pasien untuk merasakan langsung tekanan pada jaringan mukosa.

Implikasi untuk Mahasiswa FKG dan Dokter Gigi Muda

Bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi, pelatihan semacam ini memberi tiga pelajaran penting. Pertama, prosedur prostodonsia lepasan bukan sekadar “membuat gigi palsu”, tetapi rangkaian keputusan klinis yang dimulai dari anamnesis, pemeriksaan jaringan, rancangan protesa, hingga instruksi pasca-Insersi. Kedua, kerja sama klinik-PDGI-FKG menunjukkan jalur karir dokter gigi umum, PPDGS Prostodonsia, hingga subspesialis Maksilofasial Prostetik yang dapat ditempuh setelah ujian OSCE dan UKMP2DG. Ketiga, kompetensi cetakan merupakan kompetensi inti yang diujikan, sehingga perhatian terhadap detail “satu kesan pertama” wajib dilatih sejak kepaniteraan klinik prostodonsia.

Direktur Human Capital Daengtisia Grup menutup kegiatan dengan pesan bahwa peningkatan mutu pelayanan gigi palsu lepasan adalah proses berkelanjutan, bukan acara sekali jalan. Klinik Gigi Daengtisia, bersama PDGI Cabang Makassar dan FKG UNHAS, rencananya akan melanjutkan kolaborasi lewat seri pelatihan lanjutan tentang gigi tiruan penuh, gigi tiruan sebagian lepasan kerangka logam, serta rehabilitasi maksilofasial.

Kesimpulan

Pelatihan yang digelar Klinik Gigi Daengtisia, PDGI Cabang Makassar, dan Prodi Prostodonsia FKG UNHAS pada 4 Juli 2026 menunjukkan bahwa peningkatan kualitas gigi palsu lepasan di Indonesia dibangun lewat tiga pilar: ketelitian klinis sejak pencetakan, dukungan organisasi profesi, dan keterlibatan institusi pendidikan. Bagi mahasiswa FKG, kisah ini adalah pengingat bahwa kompetensi prostodonsia lepasan yang presisi dimulai dari satu kesan pertama yang sukses.

📲 Download Aplikasi Umeds

Akses materi lengkap, tryout, dan video belajar di satu aplikasi

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar

Login
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Customer Support umeds