Sebelum ngebut, rapikan dulu fondasinya. Ini adalah langkah pertama yang penting untuk memastikan bahwa penggunaan Umeds tidak hanya menjadi tempat acak untuk mengerjakan soal. Dengan merapikan fondasi, kamu dapat memaksimalkan manfaat dari setiap latihan yang kamu kerjakan. Satu cara untuk melakukannya adalah dengan menetapkan target yang jelas dan spesifik sebelum mulai mengerjakan soal. Misalnya, fokus pada kelemahan tertentu yang ingin kamu tingkatkan atau pada topik-topik yang sering muncul dalam ujian UKMP2DG. Dengan cara ini, kamu akan lebih terarah dan fokus dalam latihanmu, sehingga meningkatkan efektivitas pembelajaranmu.
A. Tentukan timeline kamu
Pilih salah satu pola ini:
- 8 minggu: ideal, lebih santai, review kuat.
- 4–6 minggu: masih realistis, tapi harus disiplin.
- 2–3 minggu: mode intensif, fokus high-yield dan kelemahan utama.
Nanti aku kasih contoh jadwal per fase.
B. Tentukan baseline (wajib)
Hari pertama atau kedua, lakukan ini:
- Kerjakan 50–100 soal (timed) seperti simulasi mini.
- Jangan banyak berhenti.
- Catat: topik mana yang paling sering salah dan kenapa.
Baseline ini jadi kompas. Tanpa itu, kamu cuma “belajar sambil berharap”.
C. Buat sistem catatan 1 halaman per topik (bukan ringkasan panjang)
Format yang simpel tapi tajam:
- Diagnosis banding penting
- Kunci pembeda (key differentiator)
- Tatalaksana inti
- Hal yang sering bikin salah (trap)
Kalau catatanmu kebanyakan, kamu tidak akan buka lagi.
Cara Ngerjain Soal Umeds yang Efektif (Bukan Sekadar Banyak)
Ini format yang banyak dipakai dan masuk akal.
1) Gunakan 2 mode: Timed dan Tutor
- Timed untuk melatih ritme ujian dan ketahanan fokus.
- Tutor untuk belajar konsep ketika kamu benar-benar belum kuat.
Kalau kamu baru mulai, komposisinya bisa:
- Minggu awal: 70% tutor, 30% timed
- Minggu tengah: 50% tutor, 50% timed
- Minggu akhir: 30% tutor, 70% timed
2) Ukuran set yang realistis
Biar konsisten, pakai set kecil-menengah:
- 20 soal per set (bagus untuk pemula)
- 40 soal per set (bagus untuk latihan stamina)
Yang penting bukan angkanya, tapi kamu sanggup review total.
3) Aturan emas: “Salah = investasi”
Kalau kamu salah, kamu harus tahu salahmu masuk kategori apa:
- Salah karena tidak tahu konsep
- Salah karena ketuker diagnosis mirip
- Salah karena miss data penting di stem
- Salah karena overthinking
- Salah karena tidak hafal guideline/urutan tatalaksana
Kalau kamu tidak mengklasifikasikan salahmu, kamu akan mengulang salah yang sama.
👉 Unduh aplikasi UMEDS sekarang dan optimalkan pemahaman Anda dalam menghadapi studi, ujian, maupun praktik klinis sehari-hari.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi kontak dibawah ini :
Mindy 1 (+628112922274)
Mindy 2 (+628112922275)

