PPDS: Program Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia — Semua yang Perlu Kamu Tahu

PPDS: Program Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia — Semua yang Perlu Kamu Tahu

Mindy
Published on 17 April 2026

PPDS atau Program Pendidikan Dokter Spesialis adalah program pendidikan lanjutan bagi dokter umum (dr.) yang ingin menyandang gelar sebagai dokter spesialis di Indonesia. Program ini berlangsung selama 4-8学期 tergantung spesialisasi yang dipilih.

Apa Itu PPDS?

PPDS adalah program pendidikan profesi lanjutan yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran (FK) yang telah terakreditasi. Setelah menyelesaikan program, peserta akan mendapatkan gelar Sp- (Spesialis) sesuai bidangnya dan berhak mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR) sebagai dokter spesialis.

Jenis-Jenis Spesialis dalam PPDS

Indonesia memiliki berbagaiprogram spesialisasi kedokteran yang diakui:

  • Sp.OG (Spesialis Obstetri dan Ginekologi) — kandungan dan kebidanan
  • Sp.B (Spesialis Bedah) — ilmu bedah umum
  • Sp.An (Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif) — anestesi dan perawatan intensif
  • Sp.PD (Spesialis Penyakit Dalam) — penyakit dalam dan kardiovaskular
  • Sp.KKLP (Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer) — dokter keluarga
  • Sp.A (Spesialis Anak) — ilmu kesehatan anak
  • Sp.M (Spesialis Mata) — ophthalmologi
  • Sp.THT-KL (Spesialis THT-KL) — telinga, hidung, tenggorok, kepala dan leher
  • Sp.Rad (Spesialis Radiologi) — radiologi diagnostik
  • Sp.Path (Spesialis Patologi Klinik) — patologi klinik
  • Sp.For (Spesialis Forensik) — kedokteran kehakiman
  • Sp.JP (Spesialis Jiwa) — psikiatri
  • Sp.KPM (Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi) — rehabilitasi medik
  • Sp.U (Spesialis Urologi) — saluran kemih dan reproduksi pria
  • Sp.Ortho (Spesialis Ortopedi) — tulang dan sendi
  • Sp.Kol (Spesialis Koloproktologi) — dokter konsultan digestif (termasuk bedah digestif)

Proses Seleksi PPDS

Sejak 2025-2026, sistem seleksi PPDS mulai mengadopsi seleksi bersama secara nasional. Tahapan umumnya:

  1. Persiapan kompetensi — memenuhi persyaratan administratif dan kompetensi dasar
  2. Administrasi — pengumpulan dokumen melalui portal resmi
  3. Seleksi bertahap — ujian tertulis, wawancara, dan assessed oleh tim interviewer
  4. Pengumuman hasil — melalui portal Kemdiktisaintek dan masing-masing FK

Periode Pendaftaran PPDS

  • Periode reguler — pendaftaran biasanya dibuka dua kali setahun (April dan Oktober)
  • Pendaftaran Periode Juli 2026 — dibuka mulai 2 Maret hingga 15 April 2026
  • SPMB PPDS — Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru melalui sistem bersama di beberapa universitas

Perkembangan Terbaru 2025-2026

  • 160 program studi PPDS baru dibuka sepanjang 2025-2026, meningkatkan total prodi dari 366 menjadi sekitar 526
  • 33 program spesialis baru diluncurkan melalui konsorsium perguruan tinggi
  • Kemenkes siapkan 58 dokter spesialis untuk wilayah terpencil melalui program berbasis rumah sakit (hospital-based) di RSPPU
  • Universitas Batam (UNIBA) launching program PPDS baru untuk penguatan ekosistem kesehatan di Wilayah Sumatera
  • Fakultas Kedokteran se-Surabaya kolaborasi launching 9 PPDS baru untuk penguatan nasional

Biaya dan Durasi PPDS

Secara umum:

  • Biaya — bervariasi antar institutions. PTN biasanya lebih terjangkau daripada PTS. Beberapa program menyediakan beasiswa.
  • Durasi — 4-8 semester (2-4 tahun) tergantung spesialisasi:
    • Spesialis dasar (Sp.PD, Sp.A, Sp.OG, Sp.B): 4-5 tahun
    • Spesialis lanjutan/subspesialis: tambahan 1-3 tahun

Institusi PPDS di Indonesia

Beberapa FK yang terkenal dengan program PPDS-nya:

  • Universitas Indonesia (UI)
  • Universitas Airlangga (Unair)
  • Universitas Gadjah Mada (UGM)
  • Universitas Diponegoro (Undip)
  • Universitas Sebelas Maret (UNS)
  • Universitas Brawijaya (UB)
  • Universitas Hasanuddin (Unhas)
  • Universitas Sumatera Utara (USU)
  • Universitas Padjadjaran (Unpad)
  • Universitas Batam (UNIBA) — baru launching

Portal Informasi PPDS

  • ppds.kemkes.go.id — portal resmi Kemkes untuk informasi PPDS
  • SPMB UNS — sistem penerimaan mahasiswa baru PPDS

Tips Persiapan Masuk PPDS

  1. Kuatkan basic clinical skills — pengalaman sebagai dokter umum sangat berharga
  2. Siapkan portofolio — dokumentasikan kasus dan achievements selama praktik
  3. Jaga ipk dan rekam jejak akademik — sebagian besar FK memperhitungkan ini
  4. Surat rekomendasi — dari dokter senior atau konsultan
  5. Follow announcement resmi — info dari Kemkes dan Kemdiktisaintek

📲 Download Aplikasi Umeds

Akses materi lengkap, tryout, dan video belajar di satu aplikasi

Download Sekarang

Sumber: Kemdiktisaintek, Kemkes (ppds.kemkes.go.id), berbagai Fakulti Kedokteran Indonesia

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar

Login
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Customer Support umeds