LLDIKTI 4 Buka Akses KIP-Kuliah untuk Kedokteran Gigi di 8 PTS, Ini Daftarnya

LLDIKTI 4 Buka Akses KIP-Kuliah untuk Kedokteran Gigi di 8 PTS, Ini Daftarnya

Mindy
Published on 11 Agustus 2026

Pendidikan kedokteran gigi selama ini kerap dianggap hanya bisa dijangkau oleh kalangan ekonomi menengah ke atas. Namun, kabar baik datang bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu: LLDIKTI Wilayah IV resmi memfasilitasi program KIP-Kuliah untuk program studi Kedokteran dan Kedokteran Gigi di delapan perguruan tinggi swasta (PTS) di Jawa Barat dan Banten.

Program ini diresmikan pada Jumat, 7 Agustus 2026 di Aula LLDIKTI Wilayah IV. Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Lukman, menyebut langkah ini sebagai terobosan pertama di Indonesia. "Setelah berembuk dengan sejumlah PTS yang siap membersamai program ini, ada yang menyanggupi menyediakan kuota 2–5 orang per kampus. Tidak apa-apa, kita mulai langkah kecil ini untuk perubahan besar di kemudian hari," ujarnya.

Lukman menegaskan seleksi akan dilakukan secara ketat dan terstruktur sesuai panduan yang berlaku. "Kita benar-benar akan seleksi dengan ketat, sehingga saat dia lulus bisa memberikan dampak yang lebih bagi masyarakat. Bahkan, bisa jadi salah satu dari mereka akan menjadi menteri," harapnya.

Delapan PTS yang menyediakan KIP-Kuliah untuk prodi Kedokteran dan Kedokteran Gigi adalah Universitas Islam Bandung, Universitas Katolik Parahyangan, Universitas Kristen Maranatha, Universitas Pasundan, Universitas Presiden, Universitas Jenderal Achmad Yani, Universitas Lintas Internasional Indonesia (IULI), dan Universitas Medika Suherman.

Rektor IULI, Dr. Christin Agustina Purba, menyambut baik program ini. Menurutnya, jumlah dokter gigi di Indonesia masih sangat minim dan kebutuhan tenaga kesehatan gigi terus meningkat. "Oleh karena itu, kami sangat menyambut baik program ini. Sesuai arahan dari yayasan, kami menerima beasiswa dari yayasan dan non yayasan," jelasnya.

Rektor UNPAR, Prof. Tri Basuki Joewono, juga menegaskan komitmen pihaknya dalam menyediakan kesempatan khusus bagi penerima beasiswa. "Sebagaimana prinsip kami saat membangun Kedokteran, kami ingin kehadirannya bisa memanusiakan manusia. Mohon bantuannya, semoga layanan ini memberikan dampak dan manfaat yang baik untuk Indonesia," tuturnya.

Bagi mahasiswa kedokteran gigi dan calon mahasiswa, program ini menjadi angin segar. Biaya pendidikan kedokteran gigi yang selama ini menjadi hambatan utama kini perlahan mulai terurai. Dengan adanya KIP-Kuliah, mahasiswa dari keluarga prasejahtera berkesempatan menempuh pendidikan dokter gigi tanpa terbebani biaya kuliah.

LLDIKTI Wilayah IV juga menyebutkan rencana penyesuaian biaya kuliah bagi program KIP-K pada tahun depan. Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan seleksi dapat dipantau melalui kanal resmi LLDIKTI Wilayah IV dan masing-masing PTS penyelenggara.

Program ini menjadi bukti bahwa inklusivitas dalam pendidikan tinggi terus diperjuangkan. Bagi para calon mahasiswa kedokteran gigi yang memiliki mimpi besar tapi terkendala biaya, kini saatnya mengambil langkah.

📲 Download Aplikasi Umeds

Akses materi lengkap, tryout, dan video belajar di satu aplikasi

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar

Login
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Customer Support umeds