CIANJUR — Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN) 2026, Formula bekerja sama dengan Ikatan Cendekiawan dan Dokter (ICD) menggelar pemeriksaan gigi gratis bagi ribuan warga di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa kedokteran gigi untuk melihat langsung implementasi pelayanan kesehatan gigi dan mulut di masyarakat.
Acara yang berlangsung di Puskesmas dan beberapa titik lokasi di Cianjur ini melibatkan puluhan dokter gigi, perawat gigi, serta relawan kesehatan. Pemeriksaan meliputi skrining kesehatan gigi dan mulut, penambalan gigi berlubang, pencabutan gigi, serta edukasi tentang cara menjaga kebersihan gigi yang benar.
Menurut data Kementerian Kesehatan RI, prevalensi masalah gigi dan mulut di Indonesia masih cukup tinggi. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan bahwa lebih dari 57% penduduk Indonesia mengalami masalah gigi dan mulut, namun hanya sekitar 10% yang mendapatkan perawatan dari tenaga medis gigi. Angka ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi mahasiswa kedokteran gigi yang akan terjun ke masyarakat.
"Kegiatan seperti ini bukan hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi laboratorium nyata bagi mahasiswa kedokteran gigi. Mereka bisa belajar berkomunikasi dengan pasien, memahami kondisi rongga mulut secara langsung, dan mengasah keterampilan klinis," ujar Ketua Panitia HKGN 2026.
Bagi mahasiswa kedokteran gigi, program pengabdian masyarakat seperti ini menjadi bagian penting dari pendidikan. Selain memenuhi kurikulum profesi, pengalaman lapangan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang epidemiologi penyakit gigi di Indonesia. Mahasiswa dapat melihat langsung bagaimana faktor sosial-ekonomi, pola makan, dan kebiasaan menjaga kebersihan gigi memengaruhi kesehatan rongga mulut masyarakat.
Salah satu sorotan dalam kegiatan ini adalah edukasi tentang bahaya konsumsi gula berlebih terhadap kesehatan gigi. Tim medis memberikan penyuluhan tentang hubungan antara makanan manis, bakteri plak, dan proses terbentuknya karies gigi. Masyarakat diajarkan cara menyikat gigi yang benar, pentingnya menggunakan pasta gigi berfluoride, serta jadwal kontrol rutin ke dokter gigi setiap enam bulan sekali.
Karies gigi atau gigi berlubang masih menjadi masalah utama kesehatan gigi di Indonesia. Data menunjukkan bahwa anak-anak usia sekolah dasar memiliki angka karies yang sangat tinggi. Program HKGN tahun ini menargetkan pemeriksaan di sekolah-sekolah dasar di wilayah Cianjur sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan.
Untuk mahasiswa kedokteran gigi yang sedang menjalani pendidikan preklinik maupun profesi (koas), mengikuti atau menyaksikan kegiatan seperti ini memberikan wawasan tentang manajemen pelayanan kesehatan gigi berbasis komunitas. Mereka belajar bagaimana merencanakan program kesehatan gigi, mengelola sumber daya, dan mengevaluasi dampak intervensi kesehatan.
"Kami berharap kegiatan ini bisa menginspirasi mahasiswa kedokteran gigi untuk lebih aktif dalam pengabdian masyarakat. Dokter gigi masa depan tidak hanya kompeten di klinik, tetapi juga peduli pada kesehatan gigi komunitas," tambah perwakilan ICD.
Selain pemeriksaan gratis, acara ini juga dilengkapi dengan seminar kesehatan gigi yang membahas inovasi terbaru dalam perawatan gigi dan mulut. Topik seperti digital dentistry, penggunaan bahan restorasi modern, dan manajemen praktik kedokteran gigi dibahas oleh para ahli dari berbagai universitas.
Hari Kesehatan Gigi Nasional yang jatuh setiap tanggal 12 September menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya mahasiswa kedokteran gigi, bahwa kesehatan gigi dan mulut adalah bagian integral dari kesehatan umum. Dengan semakin banyaknya program preventif dan kuratif yang digelar, diharapkan angka kesakitan gigi di Indonesia dapat terus menurun.
Bagi mahasiswa yang tertarik mendalami bidang kedokteran gigi komunitas, kegiatan HKGN menjadi bukti bahwa profesi dokter gigi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah akan lebih bermakna ketika diterapkan langsung untuk membantu mereka yang membutuhkan.
Akses materi lengkap, tryout, dan video belajar di satu aplikasi



