Ectopic Third Molar di Mandibula

Ectopic Third Molar di Mandibula

Fayzandra Farrell Ramadhina
Published on

Ectopic Third Molar di Mandibula

Impaksi molar ketiga atau gigi bungsu emang udah sering terjadi, tetapi gimana jadinya kalau molar tiga justru tumbuh di lokasi yang ga biasa? Kondisi klinis langka ini disebut Ectopic Third Molar (ETM). Melalui artikel ini, Mindy bakal bahas tentang tanda gejala, etiologi, hingga penatalaksanaan kasus ectopic third molar di mandibula.

Apa Itu Ectopic Third Molar?

Ectopic tooth atau gigi ektopik merupakan kondisi ketika gigi terletak pada lokasi yang abnormal/salah. Nah, perlu Sobat Mindy ketahui, bahwa molar ketiga rahang bawah adalah gigi yang paling sering mengalami impaksi, akibat dari ruang erupsi yang terbatas atau hambatan pada jalur erupsi menyebabkan molar ketiga ini bergeser dari posisi erupsinya. ETM dapat berlokasi di sinus maksilaris, prosesus kondilaris dan koronoid. Lokasi yang paling sering ditemui ETM yaitu pada daerah kondilus dan koronoid. Namun, ectopic mandibular third molar merupakan kasus yang jarang terjadi. 

Etiologi

Etiologi dari ectopic third molar sebenarnya masih perlu ditelusuri lebih lanjut nih, Sobat Mindy. Tetapi, ETM kemungkinan disebabkan oleh:

  1. Dislokasi benih gigi (tooth germ displacement)

Pada fase awal odontogenesis, benih gigi molar ketiga dapat mengalami migrasi abnormal sehingga berkembang jauh dari jalur erupsi normal. Dislokasi ini menjelaskan mengapa gigi dapat ditemukan di ramus, koronoid, bahkan kondilus mandibula.

  1. Gangguan dinamika pertumbuhan mandibula

Secara fisiologis, molar ketiga mandibula berkembang di dalam ramus dan akan bermigrasi ke arah inferior seiring pertumbuhan vertikal kondilus serta remodeling tulang ramus. Ketidakseimbangan antara pertumbuhan mandibula dan pergerakan gigi dapat menyebabkan molar ketiga gagal mencapai lengkung alveolar dan menetap di posisi ektopik.

  1. Keterbatasan ruang posterior mandibula

Terbatasnya ruang antara molar kedua dan ramus mandibula dapat menghambat jalur erupsi normal, sehingga gigi dapat terdorong ke arah posterior atau superior.

  1. Faktor patologis dan sekunder

Pada sebagian kasus, keberadaan kista odontogenik, terutama dentigerous cyst dapat mendorong perpindahan posisi gigi. Faktor lain seperti trauma, infeksi kronis, atau riwayat tindakan bedah juga diduga menjadi penyebab adanya ETM.

Tanda dan Gejala

Ektopik molar ketiga mandibula dapat bersifat simptomatik dan asimptomatik. Tanda dan gejala yang sering terjadi berupa:

  • Nyeri
  • Pembengkakan
  • Trismus atau parestesia
  • Disfungsi sendi temporomandibular
  • Kesulitan membuka mulut
  • Keluarnya nanah

Untuk ETM yang bersifat asimptomatik, terkadang baru diketahui selama pemeriksaan klinis dan radiografi.

Penatalaksanaan

Asimptomatik ETM atau yang tidak berkaitan dengan penyakit lain, tidak perlu dilakukan perawatan. Namun, jika menimbulkan gejala, maka diperlukan pencabutan gigi tersebut. Perawatan dari ETM dapat dilakukan secara intraoral dan ekstraoral.

  1. Penatalaksanaan Intraoral

Penatalaksanaan secara intraoral lebih disukai dan dianggap lebih konservatif, meskipun memiliki keterbatasan visualisasi. Pendekatan ini ditujukan untuk menghindari jaringan parut pada kulit wajah dan juga meminimalkan trauma pada pasien. Pada beberapa pasien mungkin mengalami komplikasi berupa parestesia atau mati rasa sementara.

  1. Penatalaksanaan Ekstraoral

Penatalaksanaan secara ekstraoral diterapkan jika molar ektopik terletak di area kondilus atau subkondilus mandibula. Pendekatan ini dipilih untuk mendapatkan akses langsung ke gigi tetapi dengan kemungkinan merusak saraf wajah dan meninggalkan bekas luka pada kulit wajah.

 

👉 Ingin tau lebih lanjut tentang kedokteran gigi, Unduh aplikasi UMEDS sekarang dan optimalkan pemahaman Anda dalam menghadapi studi, ujian, maupun praktik klinis sehari-hari.

Download Appstore

Download Playstore

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi kontak dibawah ini :

Mindy 1 (+628112922274)

Mindy 2 (+628112922275)

 

Referensi:

  1. Apaydin, A., & Salahattin, M. (2015). Ectopic third molar in Mandibular Ramus: report of two cases and literature review. Int J Oral Dent Health, 1(2), 2469-5734.

  2. Forgach, G. A., & MacLeod, S. P. (2018). Ectopic molar removal from the ramus/condyle unit: A minimally invasive approach. Craniomaxillofacial Trauma & Reconstruction, 11(1), 059-064.

  3. Pujari, V. B., Naik, P. I., Nandimath, K. R., & Naik, R. R. (2025). A rare case of ectopic molar in a non-dentate area of mandible.

  4. Wu, Y., Song, Y., Huang, R., Hu, J., He, X., Wang, Y., & Wang, D. (2017). Comprehensive analysis of ectopic mandibular third molar: a rare clinical entity revisited. Head & face medicine, 13(1), 24.

Komentar

Silakan login untuk memberikan komentar

Login
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Customer Support umeds