Jurusan Kedokteran Gigi itu salah satu jurusan yang bikin orang penasaran terus, tiap tahun, tiap gelombang pendaftaran.
Alasannya sederhana:
- Prospek kerja jelas
- Dokter gigi dibutuhkan di kota besar sampai daerah
- Ada jalur praktik mandiri, klinik, RS, puskesmas, sampai industri
- Status profesi kuat
- Profesi “drg.” itu spesifik dan jalurnya jelas
- Banyak yang mencari karier yang “terarah” sejak awal
- Kebutuhan layanan kesehatan gigi terus naik
- Kesadaran orang soal kesehatan gigi meningkat
- Perawatan estetik (behel, veneer, whitening) juga makin ramai
Di Indonesia, pendidikan Kedokteran Gigi tersebar di banyak pulau, ada PTN (negeri) dan PTS (swasta). Jadi wajar kalau orang mencari daftar kampusnya supaya bisa cepat bikin shortlist.
Tujuan artikel ini bukan cuma ngasih daftar, tapi juga:
- bantu kamu nemuin opsi kampus yang realistis sesuai wilayah dan budget
- bantu kamu milih kampus yang cocok, bukan sekadar “yang terkenal”
Sekilas tentang pendidikan Kedokteran Gigi di Indonesia (jalur sampai dokter gigi)
Kalau kamu baru mulai riset, hal pertama yang harus kamu pahami adalah: Kedokteran Gigi itu umumnya punya 2 tahap besar.
1) Tahap akademik: Sarjana Kedokteran Gigi (S.Kg)
Di tahap ini, kamu fokus ke:
- ilmu dasar kedokteran dan kedokteran gigi
- keterampilan dasar di skills lab
- praktikum pre-klinik (misalnya latihan preparasi, penambalan, cetak gigi, dan lain-lain) biasanya pakai phantom/dummy
Output tahap ini: gelar S.Kg (atau bentuk penamaan yang mengikuti kebijakan kampus).
2) Tahap profesi: Dokter Gigi (drg.)
Di tahap ini kamu masuk fase klinik:
- praktik di klinik pendidikan / RSGM / dental hospital
- ketemu pasien langsung
- bikin logbook tindakan klinik (tiap kampus punya aturan dan targetnya)
- rotasi bagian (konservasi, prostodonsia, bedah mulut, pedodonsia, periodonsia, ortodonsia, kesehatan gigi masyarakat, dan lain-lain)
Output tahap ini: gelar drg.
Alur umumnya (tanpa terlalu teknis)
- Kuliah dasar + pre-klinik (teori dan praktikum)
- Ujian blok/modul (tergantung kurikulum)
- Masuk tahap profesi/koas klinik
- Penyelesaian target klinik dan evaluasi
- Lulus profesi, lanjut proses kompetensi dan registrasi sesuai aturan yang berlaku saat itu
Aktivitas khas mahasiswa kedokteran gigi
- Skills lab: latihan tangan dan prosedur dasar
- Pre-klinik: latihan restorasi, cetak, preparasi, dan kerja lab
- Klinik: pelayanan pasien, anamnesis, diagnosa, tindakan
- Penelitian/skripsi: tergantung kampus, biasanya ada di tahap akademik
Durasi studi (perkiraan)
Umumnya:
- Tahap akademik: sekitar 3,5 sampai 4 tahun
- Tahap profesi: sekitar 1,5 sampai 2 tahun (bisa lebih cepat atau lebih lama)
Faktor yang memengaruhi durasi:
- kelancaran lulus modul dan evaluasi
- ketersediaan kasus klinik dan sistem antrian pasien
- aturan target tindakan dan rotasi bagian
- manajemen waktu dan kesiapan alat/bahan
Â
👉 Ingin tau lebih lanjut tentang kedokteran gigi, Unduh aplikasi UMEDS sekarang dan optimalkan pemahaman Anda dalam menghadapi studi, ujian, maupun praktik klinis sehari-hari.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi kontak dibawah ini :
Mindy 1 (+628112922274)
Mindy 2 (+628112922275)

