
Endometritis dan sisa plasenta adalah dua kondisi yang seringkali saling berkaitan dan menjadi penyebab umum morbiditas pascapersalinan. Endometritis sendiri adalah peradangan pada lapisan dalam rahim (endometrium), sementara sisa plasenta merujuk pada jaringan plasenta yang tertinggal di dalam uterus setelah proses persalinan. Keduanya bisa memicu komplikasi serius seperti perdarahan postpartum, infeksi berat (sepsis), bahkan mengancam jiwa ibu jika tidak ditangani dengan tepat dan cepat. Pada topik ini, kita akan mengupas tuntas mulai dari definisi, etiologi dan faktor risiko, patofisiologi yang mendasarinya, manifestasi klinis yang perlu dicurigai, langkah-langkah penegakan diagnosis yang akurat, hingga pilihan tatalaksana yang efektif untuk menyelamatkan pasien. Dengan menguasai topik ini, kamu akan lebih siap menghadapi kasus-kasus obstetri yang menantang dan menjadi dokter yang kompeten. Yuk, selami lebih dalam!