Penyebab ulkus tungkai sangat bervariasi, namun secara umum dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis utama:
Membedakan jenis ulkus sangat penting untuk tatalaksana yang tepat. Berikut perbandingan karakteristik klinis utama:
| Karakteristik | Ulkus Vena | Ulkus Arteri | Ulkus Neuropatik |
| Lokasi Umum | Perimalleolar medial (di atas malleolus medialis), area gaiter | Distal (jari kaki, sela jari, tumit, malleolus lateral, dorsum kaki) | Titik tekanan (plantar kaki, kepala metatarsal, tumit) |
| Nyeri | Ringan-sedang, berkurang dengan elevasi tungkai. Rasa berat/pegal. | Berat, bertambah saat elevasi tungkai, berkurang saat menggantung kaki (dependent rubor). Claudication, rest pain. | Umumnya tidak nyeri (neuropati), kecuali ada infeksi. |
| Pulsasi | Normal atau sulit dinilai karena edema | Menurun atau tidak teraba | Normal atau menurun (jika ada PAD) |
| Warna Kulit Sekitar | Hiperpigmentasi (hemosiderin staining), lipodermatosklerosis, edema, dermatitis stasis | Pucat, sianosis, kulit mengkilap, atrofi, kehilangan rambut, kuku menebal | Kering, fisura, kalus tebal, deformitas kaki (Charcot foot) |
| Tepi Ulkus | Tidak teratur (irregular), dangkal | Teratur (punched-out), dalam | Teratur, dikelilingi kalus tebal |
| Dasar Ulkus | Merah, jaringan granulasi, eksudatif | Pucat, nekrotik (hitam/eschar), jaringan granulasi sedikit | Merah muda, jaringan granulasi, sering terinfeksi |
| Suhu Kulit | Normal atau hangat | Dingin | Hangat (jika ada infeksi) |
Prinsip umum tatalaksana ulkus tungkai meliputi:
Komplikasi yang dapat terjadi meliputi:

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi