Uji statistik adalah metode matematika yang digunakan untuk menganalisis data penelitian, menarik kesimpulan, dan membuat keputusan berdasarkan bukti empiris. Dalam kedokteran, uji statistik krusial untuk mengevaluasi efektivitas terapi, mengidentifikasi faktor risiko penyakit, dan memahami pola kesehatan.
Pemahaman yang baik tentang uji statistik sangat penting bagi mahasiswa kedokteran, tidak hanya untuk penelitian dan publikasi ilmiah, tetapi juga untuk interpretasi kritis literatur medis dan persiapan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD).
Sebelum memilih uji statistik, penting untuk memahami jenis data dan skala pengukurannya. Ini adalah langkah fundamental yang sering menjadi penentu.
Beberapa konsep kunci yang harus dipahami dalam uji statistik:
Pemilihan antara uji parametrik dan non-parametrik sangat bergantung pada karakteristik data.
| Kriteria | Uji Parametrik | Uji Non-Parametrik |
|---|---|---|
| Asumsi Distribusi Data | Data terdistribusi normal (Gaussian). | Tidak mengasumsikan distribusi normal. |
| Skala Pengukuran Data | Numerik (Interval atau Rasio). | Kategorik (Nominal atau Ordinal), atau numerik yang tidak terdistribusi normal. |
| Ukuran Sampel | Cenderung membutuhkan ukuran sampel yang lebih besar agar asumsi normalitas terpenuhi. | Dapat digunakan pada ukuran sampel kecil. |
| Kekuatan Statistik | Lebih kuat jika asumsi terpenuhi (lebih kecil risiko kesalahan Tipe II). | Kurang kuat dibandingkan parametrik, tetapi lebih fleksibel. |
Berikut adalah panduan umum dalam memilih uji statistik:
Berikut adalah beberapa uji statistik yang sering digunakan dalam penelitian kedokteran dan relevan untuk UKMPPD:
| Tujuan/Jenis Hubungan | Tipe Data Variabel Independen (X) | Tipe Data Variabel Dependen (Y) | Uji Parametrik (Jika Normal) | Uji Non-Parametrik (Jika Tidak Normal/Kategorik) |
|---|---|---|---|---|
| Membandingkan 2 Kelompok Independen | Kategorik (2 kelompok) | Numerik | Uji T Independen | Mann-Whitney U Test |
| Membandingkan 2 Kelompok Berpasangan | Kategorik (2 kelompok berpasangan) | Numerik | Uji T Berpasangan | Wilcoxon Signed-Rank Test |
| Membandingkan >2 Kelompok Independen | Kategorik (>2 kelompok) | Numerik | ANOVA (Analysis of Variance) | Kruskal-Wallis Test |
| Membandingkan >2 Kelompok Berpasangan | Kategorik (>2 kelompok berpasangan) | Numerik | ANOVA Berulang (Repeated Measures ANOVA) | Friedman Test |
| Menghubungkan 2 Variabel Kategorik | Kategorik | Kategorik | - | Chi-Square Test (Uji Fisher untuk sampel kecil) |
| Mengukur Kekuatan & Arah Hubungan 2 Variabel Numerik | Numerik | Numerik | Korelasi Pearson | Korelasi Spearman |
| Memprediksi Variabel Dependen Numerik dari Variabel Independen | Numerik/Kategorik | Numerik | Regresi Linier | - |
| Memprediksi Variabel Dependen Kategorik (Binary) dari Variabel Independen | Numerik/Kategorik | Kategorik (Binary) | - | Regresi Logistik |
Dalam mengambil keputusan berdasarkan uji statistik, ada potensi terjadinya kesalahan:

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi