Berikut adalah beberapa jenis tumor tulang jinak yang umum ditemui, beserta lokasi dan gambaran khasnya:
| Jenis Tumor | Lokasi Khas | Gambaran Khas |
|---|---|---|
| Osteochondroma | Metafisis tulang panjang (femur distal, tibia proksimal) | Eksostosis bertangkai/sesil, cartilage cap, pertumbuhan berhenti setelah lempeng epifisis menutup. |
| Enchondroma | Tulang kecil tangan/kaki, metafisis tulang panjang | Lesi radiolusen sentral dengan kalsifikasi punctate, sering asimptomatik. |
| Non-ossifying Fibroma (NOF) | Metafisis tulang panjang (femur distal, tibia proksimal) | Lesi kortikal radiolusen, sklerotik di tepi, sering asimptomatik, dapat regresi spontan. |
| Osteoid Osteoma | Korteks tulang panjang (femur, tibia), tulang belakang | Nidus kecil ( |
| Chondroblastoma | Epifisis tulang panjang (femur, tibia, humerus) | Lesi litik di epifisis, kalsifikasi punctate, sering di usia |
| Giant Cell Tumor (GCT) | Epifisis tulang panjang (femur distal, tibia proksimal, radius distal) | Lesi litik agresif, sering di usia 20-40 tahun, potensi rekurensi/transformasi ganas. |
| Aneurysmal Bone Cyst (ABC) | Metafisis tulang panjang, vertebra | Lesi ekspansif multikistik, "soap bubble appearance", sering di usia |
| Fibrous Dysplasia | Tulang panjang, iga, tengkorak | Lesi "ground glass", dapat menyebabkan deformitas "shepherd's crook". |
Manifestasi klinis tumor tulang jinak sangat bervariasi, seringkali asimptomatik dan ditemukan secara insidental.
Diagnosis tumor tulang jinak memerlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang.
Tatalaksana tumor tulang jinak bervariasi tergantung jenis tumor, lokasi, ukuran, gejala, dan potensi komplikasi.

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi