Tulang Dan Sendi Rahang

Materi ini membahas struktur tulang rahang, meliputi kondilus, fossa, dan eminensia artikular, serta perubahan terkait usia. Dijelaskan pula sendi temporomandibular (TMJ) sebagai sendi sinovial, komponennya, dan dinamika cairan sinovial. Terakhir, dibahas pertumbuhan dan perkembangan rahang atas dan bawah melalui osifikasi endokondral dan intramembranosa, serta faktor yang memengaruhinya.

Karakteristik Tulang Penyusun Rahang

  • Permukaan tulang kepala kondilus terdiri dari:
    • Bagian luar: tulang kompak yang padat 
    • Bagian tengah: tulang spongiosa 
      • Tulang spongiosa mengandung sumsum merah yang dapat digantikan oleh sumsum berlemak pada individu yang lebih tua.
      • Seiring bertambahnya usia, trabekula tulang spongiosa menjadi lebih tebal, sehingga mengurangi ruang sumsum. 
  • Fossa artikularis dilapisi oleh lapisan tipis tulang kompak. 
  • Eminensia artikularis memiliki inti tulang spongiosa yang ditutupi oleh lapisan tulang kompak.

Perubahan Tulang Rahang

Pertumbuhan kerangka kraniofasial mempengaruhi hubungan rahang, hubungan oklusal, dan fungsi orofasial. Pertumbuhan terjadi melalui proses endokondral dan intramembranosa. 

  • Rahang bawah = endokondral & intramembranosa
  • Rahang atas = terutama intramembranosa

 

Rahang Bawah

  1. Perkembangan Rahang Bawah

 

 

  • Perkembangan rahang bawah melibatkan penambahan tulang alveolar untuk menyelubungi benih gigi yang berkembang.
  • Tulang pendengaran (maleus dan inkus), ligamen sphenomandibular, dan ligamen spheno malleolar → Dibentuk dari resorpsi tulang rawan Meckel
  • Sendi temporomandibular (TMJ) → Dibentuk dari mesenkim di antara kondil rahang bawah dan tulang temporal

 

2. Pertumbuhan Rahang Bawah

    • Rahang bawah mengalami pertumbuhan melalui remodeling tulang:

Gambar 2.1 Gambaran pertumbuhan mandibula. Bagian dengan tanda (+) menunjukkan deposisi tulang. Bagian dengan tanda (-) menunjukkan resorpsi tulang.

 

Perubahan sudut rahang bawah:

Gambar 2.2 Gambaran pertumbuhan lebar mandibula.

 

 

 

Pertumbuhan rahang bawah dipengaruhi oleh faktor:

  • Genetik
  • Lingkungan
  • Pengaruh fungsional (pola pengunyahan dan kontak gigi-gigi saat mengunyah)

 

Rahang Atas

Gambar 2.3 Gambaran arah pertumbuhan dan resorpsi tulang fasial.

 

  • Maksila berkembang melalui proses osifikasi intramembranosa sekitar minggu ke-8 kehidupan janin.
  • Osifikasi dimulai dari daerah gigi susu dan menyebar ke seluruh proses maksila.
  • Pertumbuhan maksila melibatkan remodeling tulang dan pertumbuhan melalui sutura.
  • Sinus maksila muncul pada bulan ke-4 kehidupan janin dan berkembang seiring pertumbuhan maksila.
  • Pertumbuhan wajah, termasuk maksila, tergantung pada pertumbuhan sinkondrosis spheno-occipital.

 

Komponen Sendi Rahang

1. Definisi Sendi TMJ

  • Sendi temporomandibular (TMJ) adalah sendi synovial di mana kondilus mandibula melekat pada fossa mandibula temporal pada dasar tengkorak. 
  • Seperti sendi synovial pada umumnya, TMJ dikelilingi oleh kapsul sendi dan gerakan sendi ini dibatasi oleh ligamen yaitu ligamen temporomandibular. 

 

2. Komponen Sendi TMJ

 

  • Membran sinovial mengeluarkan cairan sinovial yang mengisi rongga sendi. 
  • Pada kondisi istirahat, tekanan hidrostatik cairan sinovial dilaporkan berada di bawah tekanan atmosfer, tetapi meningkat secara signifikan selama mengunyah makanan.
  • Tekanan cairan yang tinggi juga dapat berhubungan dengan kondisi klinis pada pasien yang terus-menerus menggigit gigi (bruxism).

Concept Pages

Berlangganan untuk Melanjutkan Membaca

Berlangganan premium umeds untuk akses penuh concept pages, video belajar, dan quiz untuk pendidikan kedokteran anda.

Ada Hadiah Buatmu! Diskon 10% Buat Semua Produk - Kode NEWUSER10

Belajar Jadi Dokter Hebat Cukup dalam Genggaman

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi

4.8
Rating
15K+
Downloads
500+
Doctors
Customer Support umeds