Takiaritmia adalah kondisi di mana jantung berdetak terlalu cepat, umumnya dengan laju lebih dari 100 denyut per menit (bpm). Penting untuk segera mengevaluasi pasien takiaritmia berdasarkan dua kriteria utama:
Takiaritmia dengan kompleks QRS sempit (<0.12 detik) umumnya berasal dari atas ventrikel (supraventrikular). Berikut adalah perbandingan takiaritmia QRS sempit yang paling sering ditemukan:
| Jenis Takiaritmia | Karakteristik EKG Kunci | Regularitas R-R | Gelombang P/F/f | Tatalaksana Awal (Stabil) |
| Takikardia Sinus | QRS sempit, P normal mendahului setiap QRS. | Regular | Normal, mendahului QRS | Identifikasi & atasi penyebab (mis. demam, nyeri, hipovolemia) |
| Fibrilasi Atrium (AF) | Irregularly irregular, tidak ada gelombang P yang jelas. | Irregularly irregular | Tidak ada P, gelombang f (fibrilasi) | Kontrol laju (beta-blocker, CCB non-dihidropiridin), antikoagulan |
| Flutter Atrium | Gelombang F (flutter) berbentuk 'gergaji' (sawtooth) di II, III, aVF. | Bisa regular/irregular (tergantung blok AV) | Gelombang F (sawtooth) | Kontrol laju/ritme (beta-blocker, CCB, ablasi), antikoagulan |
| AVNRT (AV Nodal Reentrant Tachycardia) | QRS sempit, regular, P sering tersembunyi dalam QRS atau retrograd setelah QRS. | Regular | Tersembunyi/retrograd | Manuver vagal, Adenosin IV |
| AVRT (AV Reentrant Tachycardia) / WPW (Orthodromic) | QRS sempit, regular, P retrograd setelah QRS. (Jika ada pre-eksitasi, bisa ada gelombang delta saat sinus). | Regular | Retrograd | Manuver vagal, Adenosin IV |
Takiaritmia dengan kompleks QRS lebar (≥0.12 detik) umumnya berasal dari ventrikel, namun bisa juga merupakan takiaritmia supraventrikular dengan konduksi aberan (misalnya, bundle branch block yang sudah ada sebelumnya atau blok fungsional).
| Jenis Takiaritmia | Karakteristik EKG Kunci | Regularitas R-R | Gelombang P/AV Dissociation | Tatalaksana Awal (Stabil) |
| Ventricular Tachycardia (VT) Monomorfik | QRS lebar, regular, morfologi QRS sama. | Regular | Sering AV dissociation | Amiodaron IV, Procainamide IV, Sotalol IV |
| Ventricular Tachycardia (VT) Polimorfik | QRS lebar, irregular, morfologi QRS bervariasi. | Irregular | Sering AV dissociation | Amiodaron IV, Beta-blocker, atasi iskemia |
| Torsades de Pointes (TdP) | VT polimorfik dengan QRS yang 'berputar' mengelilingi garis isoelektrik, interval QT memanjang. | Irregular | Sering AV dissociation | Magnesium Sulfat IV, atasi penyebab QT memanjang |
| SVT dengan Aberansi | QRS lebar, regular (biasanya), morfologi QRS seperti RBBB/LBBB. Sering ada riwayat SVT. | Regular | Mungkin ada P mendahului QRS | Perlakukan seperti SVT (manuver vagal, Adenosin IV), setelah yakin bukan VT |
| Fibrilasi Ventrikel (VF) | Gelombang ventrikel yang kacau, tidak ada QRS, P, atau T yang teridentifikasi. | Irregular, tidak terorganisir | Tidak ada | Defibrilasi (bukan kardioversi) segera |
Pendekatan awal yang cepat dan tepat sangat krusial dalam penanganan takiaritmia. Selalu mulai dengan menilai stabilitas hemodinamik pasien.
Jika pasien menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan hemodinamik (misalnya, hipotensi, perubahan status mental akut, syok, nyeri dada iskemik aktif, gagal jantung akut), tindakan yang harus dilakukan adalah kardioversi sinkronisasi DC segera. Prioritaskan stabilisasi pasien.
Jika pasien stabil, langkah selanjutnya adalah menilai lebar kompleks QRS.
Lakukan manuver vagal (misalnya, Valsalva, pijat sinus karotis). Jika tidak berhasil, berikan Adenosin IV. Jika takiaritmia tetap berlanjut, pertimbangkan beta-blocker atau calcium channel blocker non-dihidropiridin.
Jika diduga kuat VT atau penyebab QRS lebar lainnya, berikan antiaritmia IV seperti Amiodaron, Procainamide, atau Sotalol. Jika ragu antara SVT dengan aberansi dan VT, selalu perlakukan sebagai VT sampai terbukti sebaliknya karena VT lebih berbahaya.
Ingat, selalu pantau EKG, tanda vital, dan saturasi oksigen pasien secara terus-menerus selama penanganan takiaritmia. Persiapkan peralatan resusitasi dan defibrilasi di dekat pasien.

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi