Supraventricular Tachycardia (SVT)

Palpitasi mendadak dan jantung berdebar kencang yang bikin panik? Hati-hati, bisa jadi itu SVT! Supraventricular Tachycardia atau SVT adalah salah satu aritmia supraventrikular paling umum yang sering bikin mahasiswa kedokteran bingung, apalagi saat membedakannya di EKG. Tapi tenang, memahami SVT itu kuncinya ada di sirkuit re-entry dan karakteristik EKG-nya. Yuk, kita kupas tuntas SVT mulai dari definisi, klasifikasi, hingga tatalaksana terkini agar kamu makin jago di UKMPPD!

Definisi

Supraventricular Tachycardia (SVT) adalah kelompok aritmia yang ditandai oleh takikardia dengan frekuensi jantung >100 bpm, di mana impuls berasal dari atau melibatkan struktur di atas bifurkasi berkas His.

Secara umum, SVT memiliki kompleks QRS yang sempit (

Klasifikasi

SVT dapat diklasifikasikan berdasarkan mekanisme elektrofisiologinya:

  • Re-entry Tachycardia: Merupakan mekanisme paling umum. Impuls berputar dalam sirkuit tertutup.
  • Enhanced Automaticity (Focal Tachycardia): Sel-sel miokard memiliki ambang batas depolarisasi yang lebih rendah atau laju depolarisasi spontan yang lebih cepat.

Berdasarkan lokasi sirkuit re-entry atau fokus ektopik, SVT utama meliputi:

  • AV Nodal Re-entrant Tachycardia (AVNRT): Paling sering (60%). Sirkuit re-entry di nodus AV.
  • AV Re-entrant Tachycardia (AVRT): Kedua paling sering (30%). Melibatkan jalur aksesori (misalnya, pada Wolff-Parkinson-White/WPW Syndrome).
  • Atrial Tachycardia (AT): Fokus ektopik di atrium yang menembak dengan cepat.
  • Junctional Tachycardia: Fokus ektopik di nodus AV atau berkas His.

Etiologi & Faktor Risiko

SVT seringkali terjadi secara spontan pada individu tanpa penyakit jantung struktural yang mendasari. Namun, beberapa faktor dapat memicu atau meningkatkan risiko:

  • Stres fisik atau emosional
  • Konsumsi kafein berlebihan
  • Alkohol
  • Merokok
  • Obat-obatan tertentu (misalnya, dekongestan, bronkodilator)
  • Penyakit jantung struktural (misalnya, kardiomiopati, penyakit katup, PJK)
  • Hipertiroidisme
  • Ketidakseimbangan elektrolit

Patofisiologi

Mekanisme utama SVT adalah re-entry, di mana impuls listrik berputar dalam jalur abnormal, atau peningkatan otomatisitas dari fokus ektopik.

  • Pada AVNRT, terdapat dua jalur konduksi di nodus AV (jalur lambat dan cepat) yang memungkinkan sirkuit re-entry.
  • Pada AVRT, impuls bergerak maju melalui nodus AV dan kembali ke atrium melalui jalur aksesori (ortodromik) atau sebaliknya (antidromik, lebih jarang dan QRS lebar).
  • Pada Atrial Tachycardia, fokus ektopik di atrium menghasilkan impuls cepat yang mengalahkan irama sinus.

Manifestasi Klinis

Gejala SVT bervariasi tergantung frekuensi jantung, durasi, dan kondisi jantung pasien. Umumnya bersifat mendadak (paroksismal) dan berhenti mendadak.

  • Palpitasi (jantung berdebar kencang, "racing heart")
  • Pusing atau kepala terasa ringan
  • Dispnea (sesak napas)
  • Nyeri dada atau ketidaknyamanan
  • Kecemasan
  • Sinkop (pingsan) atau presinkop (nyaris pingsan), terutama pada frekuensi sangat cepat atau disfungsi ventrikel
  • Poliuria (sering buang air kecil) akibat pelepasan ANP (Atrial Natriuretic Peptide)

Penegakan Diagnosis

Diagnosis SVT ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan terutama elektrokardiogram (EKG) 12-lead saat episode takikardia.

Ciri khas EKG SVT:

  • Frekuensi Jantung: Biasanya 150-250 bpm, teratur.
  • Kompleks QRS: Sempit (

Perbedaan EKG spesifik antar jenis SVT:

Jenis SVTKarakteristik EKG
AVNRTGelombang P sering tidak terlihat atau muncul setelah QRS di lead inferior (rP' atau P'r) dengan interval RP' < P'R.
AVRT (Ortodromik)Gelombang P' terlihat setelah QRS, dengan interval RP' > P'R. Pada WPW, mungkin ada gelombang delta dan PR pendek saat sinus.
Atrial TachycardiaGelombang P' abnormal (berbeda morfologi dari P sinus) mendahului setiap QRS, dengan interval PR tetap.

Tatalaksana Akut

Tujuan tatalaksana akut adalah menghentikan episode takikardia dan mengembalikan irama sinus. Pendekatan tergantung stabilitas hemodinamik pasien.

  • Pasien Stabil:
    1. Manuver Vagal: Pijat sinus karotis (hati-hati pada lansia/penyakit karotis), manuver Valsalva, atau menahan napas dan mengejan.
    2. Adenosin IV: Obat pilihan pertama jika manuver vagal gagal. Dosis awal 6 mg IV bolus cepat, diikuti bilas salin. Jika tidak berhasil, dapat diulang 12 mg IV bolus. Kontraindikasi pada asma berat atau blok AV derajat tinggi.
    3. Non-dihydropyridine Calcium Channel Blockers (NDHP-CCB): Verapamil atau Diltiazem IV jika adenosin kontraindikasi atau tidak efektif.
    4. Beta-blockers: Metoprolol atau Esmolol IV.
  • Pasien Tidak Stabil (misalnya, hipotensi, syok, gagal jantung akut, iskemia miokard akut):
    • Kardioversi Tersinkronisasi (Synchronized Cardioversion): Segera dilakukan. Energi awal 50-100 Joule bifasik atau 100 Joule monofasik.

Tatalaksana Jangka Panjang

Untuk pasien dengan episode SVT berulang atau simptomatik, tatalaksana jangka panjang dapat dipertimbangkan.

  • Obat Anti-aritmia: Beta-blockers, NDHP-CCB, atau flekainid/propafenon (jika tidak ada penyakit jantung struktural), atau amiodaron (jarang untuk SVT murni).
  • Ablasi Kateter (Catheter Ablation): Merupakan terapi kuratif yang sangat efektif, terutama untuk AVNRT dan AVRT. Prosedur ini melibatkan penghancuran jalur atau fokus abnormal yang menyebabkan aritmia.

Komplikasi

Meskipun SVT umumnya tidak mengancam jiwa, komplikasi dapat terjadi, terutama pada pasien dengan penyakit jantung mendasari atau episode yang berkepanjangan:

  • Gagal jantung (akibat takikardia yang berkepanjangan atau berulang)
  • Iskemia miokard (terutama pada pasien PJK)
  • Sinkop dan cedera terkait
  • Kualitas hidup menurun akibat gejala berulang

Prognosis

Prognosis SVT umumnya baik, terutama pada individu tanpa penyakit jantung struktural. Dengan tatalaksana yang tepat, sebagian besar pasien dapat hidup normal.

Ablasi kateter menawarkan tingkat kesembuhan yang tinggi dan seringkali menjadi pilihan definitif.

Referensi

Ada Hadiah Buatmu! Diskon 10% Buat Semua Produk - Kode NEWUSER10

Belajar Jadi Dokter Hebat Cukup dalam Genggaman

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi

4.8
Rating
15K+
Downloads
500+
Doctors
Customer Support umeds