Stroke Hemoragik adalah jenis stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak, mengakibatkan perdarahan dan kerusakan jaringan otak di sekitarnya. Ada dua jenis utama yang sering dibahas:
Memahami penyebab dan faktor risiko membantu dalam pencegahan dan penegakan diagnosis yang akurat.
Meskipun keduanya menyebabkan gejala neurologis, ada perbedaan pola onset dan gejala yang dapat menjadi petunjuk awal.
Pencitraan otak adalah kunci untuk membedakan kedua kondisi ini.
Tatalaksana awal berfokus pada stabilisasi pasien dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
| Kriteria | Intraserebral Hemorrhage (ICH) | Subarachnoid Hemorrhage (SAH) |
|---|---|---|
| Lokasi Perdarahan | Di dalam parenkim otak | Di ruang subaraknoid (antara pia mater & araknoid) |
| Etiologi Tersering | Hipertensi kronis (paling umum) | Ruptur aneurisma intrakranial (paling umum) |
| Onset Gejala | Bertahap (menit-jam) atau mendadak | Mendadak, eksplosif (Thunderclap Headache) |
| Sakit Kepala Khas | Ada, tapi tidak selalu seberat SAH | Sakit kepala terburuk seumur hidup |
| Gejala Lain Khas | Defisit neurologis fokal sesuai lokasi, kejang | Kekakuan kuduk (nuchal rigidity), fotofobia |
| Temuan CT Scan | Massa hiperdens di parenkim otak | Darah hiperdens di sulkus, fisura, sisterna basalis |
| Pemeriksaan Tambahan | Angiografi (jika dicurigai AVM/aneurisma) | Angiografi (CTA/MRA/DSA) untuk sumber perdarahan |
| Komplikasi Utama | Edema serebri, peningkatan TIK, herniasi | Vasospasme, hidrosefalus, re-bleeding |
| Tatalaksana Akut Kunci | Kontrol TD, manajemen TIK, (pembedahan evakuasi) | Pencegahan re-bleeding (coiling/clipping), Nimodipine |

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi