Strabismus Paralitik

Strabismus paralitik, atau juling akibat kelumpuhan otot ekstraokular atau nervusnya, seringkali menjadi momok di UKMPPD karena kompleksitas manifestasi klinisnya. Jangan sampai keliru membedakan parese N. III, IV, atau VI, ya! Yuk, kita bongkar inti-inti pentingnya agar kamu siap menghadapi soal-soal sulit dan memahami dasar-dasar diagnosis serta tatalaksananya.

Definisi

Strabismus paralitik adalah kondisi juling (strabismus) yang disebabkan oleh kelumpuhan (paralisis) atau kelemahan (paresis) pada satu atau lebih otot ekstraokular mata, atau pada nervus kranialis yang menginervasinya.

Kelainan ini mengakibatkan gangguan pada gerakan bola mata, menyebabkan deviasi mata, diplopia (penglihatan ganda), dan seringkali posisi kepala abnormal untuk mengkompensasi penglihatan.

Etiologi Umum

Penyebab strabismus paralitik bervariasi tergantung pada nervus atau otot yang terkena. Beberapa etiologi umum meliputi:

  • Vaskular: Neuropati iskemik akibat hipertensi, diabetes melitus.
  • Inflamasi/Infeksi: Meningitis, ensefalitis, sarkoidosis, penyakit Lyme.
  • Trauma: Cedera kepala yang merusak nervus kranialis atau otot.
  • Neoplasma: Tumor intrakranial yang menekan nervus.
  • Demielinasi: Multiple sclerosis.
  • Kongenital: Kelainan bawaan pada nervus atau otot.
  • Penyakit Neuromuskular: Miastenia gravis (menyebabkan kelemahan otot).

Manifestasi Klinis & Diagnosis Berdasarkan Nervus Kranialis

Membedakan jenis strabismus paralitik sangat krusial. Berikut adalah perbandingan kunci berdasarkan nervus kranialis yang terdampak:

Nervus KranialisOtot/Fungsi TerdampakManifestasi Klinis KhasArah DeviasiPosisi Kepala KompensasiUji Diagnostik Kunci
N. III (Okulomotor)M. rektus superior, inferior, medial; M. oblik inferior; M. levator palpebrae superioris; M. sfingter pupil (parasimpatis)

Ptosis (kelopak mata jatuh).

Mata "down and out" (ke bawah dan ke luar).

Pupil dilatasi (jika serabut parasimpatis terkena).

Diplopia vertikal dan horizontal.

Eksotropia dan HipotropiaTidak spesifik, kadang memiringkan kepala untuk menghindari diplopia.

Penurunan gerakan aduksi, elevasi, depresi.

Periksa refleks cahaya pupil.

N. IV (Troklearis)M. oblik superior (intorsi, depresi saat aduksi)

Diplopia vertikal, terutama saat melihat ke bawah (mis. membaca, menuruni tangga).

Hipertropia (mata yang terkena lebih tinggi).

Eksiklotorsi (rotasi mata ke luar).

Hipertropia (mata ke atas dan sedikit ke luar)Memiringkan kepala ke bahu yang berlawanan (untuk mengkompensasi intorsi yang hilang) dan dagu menunduk.

Uji Miring Kepala Bielschowsky: Hipertropia memburuk saat kepala dimiringkan ke sisi mata yang terkena.

Parks-3-Step Test.

N. VI (Abdusen)M. rektus lateralis (abduksi)

Diplopia horizontal, terutama saat melihat jauh atau ke arah sisi yang terkena.

Esotropia (mata berdeviasi ke dalam).

Tidak dapat mengabduksi mata melewati garis tengah.

Esotropia (mata ke dalam)Memutar kepala ke arah sisi mata yang terkena (untuk membawa mata ke bidang aksi).

Penurunan gerakan abduksi.

Uji penutup (cover test) menunjukkan esotropia.

Prinsip Tatalaksana

Tatalaksana strabismus paralitik berfokus pada penanganan penyebab dasar dan mitigasi gejala. Prinsip umum meliputi:

  • Penanganan Etiologi: Mengatasi penyakit sistemik (mis. kontrol DM/HT), operasi tumor, terapi antibiotik/antivirus, atau observasi jika penyebabnya idiopatik dan self-limiting.
  • Manajemen Diplopia:
    • Plester mata (patching) pada salah satu mata untuk menghilangkan penglihatan ganda.
    • Prisma: Kacamata dengan prisma dapat membantu menyatukan penglihatan pada kasus tertentu.
    • Injeksi Botulinum Toxin: Untuk melemahkan otot antagonis yang overaktif.
  • Rehabilitasi: Latihan ortoptik untuk meningkatkan fusi dan koordinasi mata, meskipun perannya terbatas pada paralisis berat.
  • Pembedahan: Koreksi posisi mata melalui operasi otot ekstraokular jika deviasi menetap dan mengganggu setelah etiologi ditangani atau jika etiologi tidak dapat diatasi secara medis.

Referensi

Ada Hadiah Buatmu! Diskon 10% Buat Semua Produk - Kode NEWUSER10

Belajar Jadi Dokter Hebat Cukup dalam Genggaman

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi

4.8
Rating
15K+
Downloads
500+
Doctors
Customer Support umeds