Sindrom Nefrotik adalah kumpulan gejala klinis akibat peningkatan permeabilitas glomerulus yang masif terhadap protein, menyebabkan proteinuria berat. Ini adalah manifestasi dari berbagai penyakit glomerular primer maupun sekunder.
Sindrom Nefritik adalah kumpulan gejala klinis yang disebabkan oleh inflamasi dan kerusakan sel-sel glomerulus, seringkali akut, yang menyebabkan hematuria, oliguria, dan penurunan fungsi ginjal.
| Kriteria | Sindrom Nefrotik | Sindrom Nefritik |
|---|---|---|
| Patofisiologi Utama | Peningkatan permeabilitas membran basalis glomerulus (GBM) terhadap protein tanpa inflamasi signifikan. | Inflamasi glomerular akut yang menyebabkan kerusakan struktural dan fungsional glomerulus. |
| Kerusakan Glomerulus | Terutama pada podosit, menyebabkan hilangnya charge selectivity dan size selectivity. | Kerusakan endotel dan mesangial, proliferasi sel, infiltrasi sel inflamasi, dan kerusakan GBM. |
| Proteinuria | Berat (>3,5 g/hari/1,73m2), seringkali selektif (albumin). | Ringan hingga sedang (<3,5 g/hari/1,73m2), seringkali non-selektif. |
| Hematuria | Minimal atau tidak ada. | Makroskopik atau mikroskopik, seringkali dengan eritrosit dismorfik dan cast eritrosit. |
| Edema | Berat, pitting, anasarka (kaki, periorbital, asites, efusi pleura) akibat hipoalbuminemia. | Ringan hingga sedang, biasanya periorbital dan ekstremitas, akibat retensi natrium dan air. |
| Hipertensi | Dapat terjadi, terutama pada kasus kronis atau komplikasi. | Sering dan akut, akibat retensi cairan dan aktivasi sistem RAA. |
| Oliguria/Anuria | Jarang, kecuali pada komplikasi (mis. gagal ginjal akut). | Sering, akibat penurunan GFR yang cepat. |
| Fungsi Ginjal (GFR) | Biasanya normal pada awal, dapat menurun pada komplikasi atau penyakit lanjut. | Penurunan GFR akut, menyebabkan peningkatan BUN dan kreatinin. |
| Albumin Serum | Sangat rendah (<2,5 g/dL) (hipoalbuminemia). | Normal atau sedikit menurun. |
| Kolesterol Serum | Meningkat (hiperlipidemia), terutama LDL dan trigliserida. | Normal atau sedikit meningkat. |
| Komplikasi Utama | Trombosis (hiperkoagulabilitas), infeksi (kehilangan imunoglobulin), gagal ginjal akut, malnutrisi, aterosklerosis. | Gagal jantung kongestif (hipertensi dan retensi cairan), ensefalopati hipertensi, gagal ginjal akut progresif cepat. |
| Contoh Penyakit | Penyakit perubahan minimal, Glomerulosklerosis fokal segmental, Nefropati membranosa, Nefropati diabetik. | Glomerulonefritis pasca-streptokokus, Nefropati IgA, Lupus nefritis (tipe tertentu). |

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi