Sepsis Neonatorum adalah sindrom klinis yang terjadi pada neonatus (usia 0-28 hari) yang ditandai dengan infeksi sistemik yang terbukti atau dicurigai, disertai tanda-tanda inflamasi sistemik (Systemic Inflammatory Response Syndrome/SIRS).
Omphalitis adalah infeksi bakteri pada tali pusat dan/atau jaringan sekitarnya, yang dapat menjadi pintu masuk bagi infeksi sistemik dan berpotensi berkembang menjadi sepsis.
Etiologi Sepsis Neonatorum:
Etiologi Omphalitis:
Faktor Risiko Sepsis Neonatorum:
Mikroorganisme patogen masuk ke aliran darah melalui berbagai portal (misalnya, plasenta, saluran napas, saluran cerna, tali pusat, prosedur invasif). Bakteri dan toksinnya memicu respons inflamasi sistemik yang melibatkan sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-1β, IL-6) dan anti-inflamasi (IL-10). Aktivasi kaskade inflamasi ini menyebabkan kerusakan endotel, disfungsi mikrovaskular, peningkatan permeabilitas kapiler, dan hipotensi, yang berujung pada disfungsi organ multipel dan syok septik jika tidak tertangani.
Gejala sepsis neonatorum seringkali tidak spesifik dan bervariasi. Kecurigaan tinggi diperlukan pada setiap neonatus yang tampak sakit.
Manifestasi Klinis Omphalitis:
| Karakteristik | Sepsis Neonatorum Onset Dini (Early-Onset Sepsis/EOS) | Sepsis Neonatorum Onset Lambat (Late-Onset Sepsis/LOS) |
|---|---|---|
| Waktu Onset | Dalam 72 jam pertama kehidupan (beberapa definisi hingga 7 hari) | Setelah 72 jam pertama kehidupan (beberapa definisi setelah 7 hari) |
| Sumber Infeksi | Didapat secara vertikal (transplasenta, intrapartum) dari ibu | Didapat secara horizontal (lingkungan, nosokomial, komunitas) |
| Patogen Umum | GBS, E. coli, Listeria monocytogenes | CoNS, S. aureus, E. coli, Klebsiella, Pseudomonas, Candida |
| Manifestasi Klinis | Distres pernapasan sering dominan (pneumonia) | Meningitis, bakteremia, infeksi saluran kemih sering terjadi |
Diagnosis sepsis neonatorum memerlukan kombinasi evaluasi klinis dan pemeriksaan penunjang.
Tatalaksana sepsis neonatorum bersifat suportif dan farmakologis. Pemberian antibiotik empiris harus segera dilakukan setelah pengambilan sampel kultur.
Tatalaksana Umum/Suportif:
Tatalaksana Farmakologis (Antibiotik Empiris):
Tatalaksana Omphalitis Lokal:
Prognosis sepsis neonatorum bervariasi tergantung pada usia gestasi (prematuritas meningkatkan mortalitas), beratnya penyakit, patogen penyebab, waktu diagnosis, dan respons terhadap terapi. Mortalitas dapat mencapai 10-50%, terutama pada bayi prematur dan dengan onset dini. Intervensi dini dan agresif meningkatkan luaran.

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi