Sepsis: Diagnosis dan Tatalaksana Terkini

Sepsis adalah kondisi gawat darurat yang seringkali mengancam jiwa dan menuntut penanganan cepat serta tepat. Memahami Sepsis, mulai dari definisi, kriteria diagnosis, hingga strategi tatalaksana terkini, adalah kunci bagi setiap calon dokter. Jangan sampai salah langkah dalam menghadapi kasus ini! Yuk, kuasai seluk-beluk Sepsis untuk persiapan UKMPPD dan praktik klinis Anda.

Definisi

Sepsis didefinisikan sebagai disfungsi organ yang mengancam jiwa yang disebabkan oleh respons tubuh yang disregulasi terhadap infeksi.

Syok Septik adalah subset Sepsis dengan abnormalitas sirkulasi, selular, dan metabolik yang cukup dalam sehingga meningkatkan risiko mortalitas secara substansial.

Konsep SIRS (Systemic Inflammatory Response Syndrome) sebelumnya tidak lagi digunakan sebagai kriteria utama diagnosis Sepsis karena kurang spesifik.

Etiologi & Faktor Risiko

Etiologi

  • Umumnya disebabkan oleh bakteri (Gram-positif, Gram-negatif).
  • Dapat juga oleh virus, jamur, atau parasit.
  • Sumber infeksi tersering: paru (pneumonia), saluran kemih (ISK), abdomen (peritonitis), kulit/jaringan lunak.

Faktor Risiko

  • Usia ekstrem (bayi/anak kecil, lansia >65 tahun).
  • Penyakit kronis (DM, gagal ginjal, PPOK, sirosis).
  • Imunosupresi (pasien kemoterapi, HIV/AIDS, kortikosteroid jangka panjang).
  • Penggunaan alat invasif (kateter urin, ventilator, kateter vena sentral).
  • Riwayat rawat inap atau operasi baru-baru ini.

Patofisiologi

Respons imun tubuh terhadap infeksi menjadi disregulasi (tidak seimbang), menyebabkan kerusakan jaringan dan organ sendiri.

Terjadi pelepasan mediator pro-inflamasi (TNF-α, IL-1, IL-6) dan anti-inflamasi (IL-10).

Aktivasi jalur koagulasi dan inhibisi fibrinolisis memicu pembentukan mikrotrombi dan DIC (Disseminated Intravascular Coagulation).

Disfungsi endotel vaskular menyebabkan peningkatan permeabilitas kapiler, kebocoran cairan, dan hipoperfusi jaringan.

Disfungsi mitokondria dan gangguan metabolisme seluler menyebabkan ketidakmampuan sel menggunakan oksigen secara efektif, meskipun oksigenasi makro mungkin adekuat. Hal ini menyebabkan peningkatan laktat.

Manifestasi Klinis

Gejala sangat bervariasi tergantung sumber infeksi dan organ yang terkena.

Tanda Umum Infeksi

  • Demam atau hipotermia.
  • Takikardia, takipnea.
  • Perubahan status mental (letargi, disorientasi).

Tanda Disfungsi Organ (SOFA)

  • Respirasi: Hipoksemia (PaO2/FiO2 < 400).
  • Koagulasi: Trombositopenia (platelet < 100.000/mm³).
  • Hati: Hiperbilirubinemia (bilirubin > 1.2 mg/dL).
  • Kardiovaskular: Hipotensi (MAP < 65 mmHg) atau kebutuhan vasopresor.
  • SSP: Penurunan GCS.
  • Ginjal: Oliguria, peningkatan kreatinin.

Penegakan Diagnosis

Kriteria Sepsis-3 (2016) adalah standar saat ini.

  • Sepsis: Infeksi yang dicurigai atau terbukti PLUS peningkatan SOFA score ≥ 2 poin dari baseline.
  • Syok Septik: Pasien Sepsis yang mengalami:
    • Membutuhkan vasopresor untuk mempertahankan MAP ≥ 65 mmHg DAN
    • Serum laktat > 2 mmol/L (18 mg/dL) meskipun resusitasi cairan adekuat.

qSOFA (quick SOFA)

Dapat digunakan sebagai alat skrining cepat di luar ICU. Memiliki 2 dari 3 kriteria berikut:

  • Perubahan status mental (GCS < 15).
  • Tekanan darah sistolik ≤ 100 mmHg.
  • Frekuensi napas ≥ 22 kali/menit.

Jika qSOFA positif, pertimbangkan Sepsis dan lakukan penilaian SOFA lengkap.

Pemeriksaan Penunjang

Laboratorium

  • Darah Lengkap: Leukositosis/leukopenia, trombositopenia.
  • CRP & Procalcitonin: Penanda inflamasi, procalcitonin lebih spesifik untuk infeksi bakteri.
  • Laktat Serum: Penanda hipoperfusi jaringan.
  • Kultur: Darah (minimal 2 set), urin, sputum, cairan tubuh lain (mis. LCS, cairan luka) sesuai lokasi infeksi. Penting diambil sebelum pemberian antibiotik!
  • Fungsi Organ: Fungsi ginjal (ureum, kreatinin), fungsi hati (SGOT, SGPT, bilirubin), elektrolit, AGD.
  • Koagulasi: PT, APTT, D-dimer (untuk DIC).

Pencitraan

Sesuai sumber infeksi yang dicurigai (mis. Rontgen toraks untuk pneumonia, USG abdomen untuk kolelitiasis/kolesistitis, CT-scan).

Tatalaksana

"Golden Hour": Penanganan cepat sangat krusial untuk meningkatkan prognosis.

Resusitasi Awal (Dalam 1 Jam)

  • Ukur kadar laktat serum.
  • Ambil kultur darah sebelum pemberian antibiotik.
  • Berikan antibiotik spektrum luas intravena dalam 1 jam setelah diagnosis.
  • Berikan cairan kristaloid intravena 30 mL/kg untuk hipotensi atau laktat > 2 mmol/L.
  • Berikan vasopresor jika hipotensi persisten setelah resusitasi cairan (target MAP ≥ 65 mmHg). Norepinefrin adalah vasopresor pilihan pertama.

Tindakan Lanjutan

  • Kontrol Sumber Infeksi: Drainase abses, debridemen jaringan nekrotik, pelepasan kateter yang terinfeksi.
  • Terapi Antibiotik: Empiris, spektrum luas, disesuaikan dengan fokus infeksi dan pola resistensi lokal. De-eskalasi setelah hasil kultur dan sensitivitas tersedia. Durasi umumnya 7-10 hari.
  • Terapi Suportif:
    • Ventilasi mekanik (untuk ARDS).
    • Terapi pengganti ginjal (untuk gagal ginjal akut).
    • Transfusi produk darah (jika diperlukan, mis. Hb < 7 g/dL).
    • Kontrol glikemik (target 140-180 mg/dL).
    • Profilaksis ulkus stres dan trombosis vena dalam (DVT).
    • Nutrisi enteral sedini mungkin.
  • Kortikosteroid: Hanya dipertimbangkan pada syok septik yang refrakter terhadap cairan dan vasopresor, dengan dosis rendah (hidrokortison IV 200 mg/hari).

Komplikasi

  • Multiple Organ Dysfunction Syndrome (MODS): Gagalnya dua atau lebih sistem organ.
  • Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS).
  • Gagal ginjal akut.
  • Disseminated Intravascular Coagulation (DIC).
  • Gagal jantung.
  • Neuropati/miopati kritis.

Prognosis

Mortalitas Sepsis bervariasi 10-50%, sedangkan mortalitas syok septik dapat mencapai 40-50%.

Prognosis dipengaruhi oleh usia, komorbiditas, jumlah organ yang disfungsi, serta kecepatan dan ketepatan tatalaksana.

Pasien yang bertahan sering mengalami sekuele jangka panjang seperti kelemahan, gangguan kognitif, dan depresi.

Referensi

Ada Hadiah Buatmu! Diskon 10% Buat Semua Produk - Kode NEWUSER10

Belajar Jadi Dokter Hebat Cukup dalam Genggaman

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi

4.8
Rating
15K+
Downloads
500+
Doctors
Customer Support umeds