Sarkoidosis adalah penyakit inflamasi kronis multisistem yang ditandai dengan pembentukan granuloma non-kaseosa (tidak mengalami nekrosis sentral) pada satu atau lebih organ. Meskipun etiologinya belum sepenuhnya dipahami, penyakit ini diperkirakan melibatkan respons imun abnormal terhadap agen lingkungan pada individu yang rentan secara genetik.
Etiologi sarkoidosis masih idiopatik (tidak diketahui). Namun, beberapa faktor diduga berperan:
Sarkoidosis dapat menyerang semua usia, namun paling sering pada dewasa muda (20-40 tahun). Prevalensi bervariasi antar populasi:
Manifestasi klinis sarkoidosis sangat bervariasi tergantung organ yang terlibat. Sekitar 90% kasus melibatkan paru-paru.
Diagnosis sarkoidosis ditegakkan berdasarkan kombinasi gambaran klinis, radiologis, dan histopatologis.
Klasifikasi ini digunakan untuk menilai tingkat keparahan penyakit paru berdasarkan gambaran rontgen toraks.
| Stadium | Gambaran Radiologi | Prognosis |
| Stadium 0 | Rontgen toraks normal | Baik |
| Stadium I | Limfadenopati hilus bilateral tanpa infiltrat paru | Remisi spontan tinggi (60-90%) |
| Stadium II | Limfadenopati hilus bilateral disertai infiltrat paru | Remisi spontan sedang (40-70%) |
| Stadium III | Infiltrat paru tanpa limfadenopati hilus | Remisi spontan rendah (10-20%) |
| Stadium IV | Fibrosis paru (dengan atau tanpa limfadenopati hilus) | Prognosis buruk, sering progresif |
Penting untuk membedakan sarkoidosis dari kondisi lain yang juga menyebabkan granuloma atau manifestasi serupa:
Tatalaksana sarkoidosis bersifat individual, tergantung organ yang terlibat, derajat keparahan, dan progresivitas penyakit.
Komplikasi sarkoidosis dapat serius dan bervariasi tergantung organ yang terkena:
Prognosis sarkoidosis sangat bervariasi. Banyak pasien mengalami remisi spontan dalam 2-5 tahun, terutama pada stadium awal (Stadium I dan II). Namun, sekitar 10-30% kasus dapat menjadi kronis dan progresif, menyebabkan kerusakan organ ireversibel dan mortalitas.

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi