Sistem pernapasan anak, terutama bayi dan balita, memiliki beberapa perbedaan signifikan dibandingkan dewasa yang membuatnya lebih rentan terhadap gangguan dan progresivitas penyakit yang cepat.
Penilaian yang cepat dan akurat adalah kunci dalam tatalaksana gangguan napas pada anak.
Anamnesis:
Pemeriksaan Fisik:
Pemeriksaan penunjang membantu mengkonfirmasi diagnosis dan menilai keparahan.
Beberapa kondisi respirologi akut pada anak seringkali memiliki gejala yang tumpang tindih. Tabel berikut membantu membedakannya:
| Karakteristik | Croup (Laringotrakeobronkitis Akut) | Bronkiolitis | Asma Anak | Pneumonia Anak | Aspirasi Benda Asing |
| Usia Khas | 6 bulan – 3 tahun | < 2 tahun (puncak 3-6 bulan) | > 2 tahun (bisa lebih muda jika ada riwayat alergi/asma) | Segala usia | 6 bulan – 3 tahun |
| Etiologi Khas | Virus (Parainfluenza) | Virus (RSV, Rhinovirus) | Alergi, infeksi, iritan | Bakteri (S. pneumoniae), Virus | Makanan, mainan kecil |
| Onset | Gradual, sering diawali batuk pilek | Gradual, diawali batuk pilek | Akut, sering dipicu alergen/iritan | Akut/subakut, demam tinggi | Mendadak, saat makan/bermain |
| Gejala Khas | Batuk menggonggong (barking cough), stridor inspirasi, suara serak | Batuk, pilek, wheezing, sesak napas, demam ringan | Batuk, wheezing rekuren, sesak napas, dada terasa berat | Demam tinggi, batuk produktif, sesak napas, takipnea | Riwayat tersedak, batuk paroksismal, sianosis, stridor/wheezing unilateral |
| Tanda Fisik Khas | Stridor inspirasi, retraksi, suara serak | Wheezing ekspirasi (nyaring), retraksi, takipnea, krepitasi halus | Wheezing ekspirasi difus, ekspirasi memanjang, retraksi | Takipnea, retraksi, suara napas bronkial, ronki, krepitasi, perkusi pekak | Penurunan suara napas unilateral, wheezing unilateral, batuk persisten, sianosis |
| Pemeriksaan Penunjang | Rontgen leher AP (Steeple sign) | Oksimetri, Rontgen toraks (hiperinflasi) | Spirometri (jika memungkinkan), uji bronkodilator | Rontgen toraks (konsolidasi), DL | Rontgen toraks (emfisema obstruktif, atelektasis, benda radiopak), bronkoskopi |
| Tatalaksana Kunci | Kortikosteroid (Deksametason), epinefrin nebulisasi | Suportif (oksigen, hidrasi), nebulisasi salin hipertonik | Bronkodilator (Salbutamol), kortikosteroid inhalasi/sistemik | Antibiotik (sesuai usia/etiologi), suportif (oksigen, cairan) | Manuver Heimlich (jika masih sadar), bronkoskopi rigid untuk ekstraksi |
Tatalaksana awal berfokus pada stabilisasi jalan napas, pernapasan, dan sirkulasi (ABC).

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi