Rangkuman Kondisi Mata Umum (Glaukoma, Katarak, Keratitis, Konjungtivitis)

Sering bingung membedakan Glaukoma, Katarak, Keratitis, dan Konjungtivitis? Empat kondisi mata ini adalah topik krusial yang pasti muncul di UKMPPD! Jangan sampai tertukar diagnosis dan penatalaksanaannya. Yuk, pahami perbedaannya secara ringkas dan padat dalam satu tabel komprehensif ini untuk mempersiapkan diri menghadapi soal-soal sulit!

Perbandingan Kondisi Mata Umum

KriteriaGlaukomaKatarakKeratitisKonjungtivitis
DefinisiNeuropati optik progresif akibat peningkatan TIO, menyebabkan defek lapang pandang.Kekeruhan lensa mata yang menyebabkan penurunan visus.Inflamasi kornea.Inflamasi konjungtiva.
Etiologi
  • Primer: Sudut terbuka, sudut tertutup.
  • Sekunder: Trauma, inflamasi, obat (kortikosteroid), sindrom pseudoeksfoliasi.
  • Kongenital.
  • Senilis (paling umum).
  • Kongenital.
  • Traumatik.
  • Komplikata: Diabetes, uveitis.
  • Obat: Kortikosteroid jangka panjang.
  • Infeksius: Bakteri (S. aureus, Pseudomonas), Virus (HSV, VZV), Fungi (Fusarium, Candida), Acanthamoeba.
  • Non-infeksius: Trauma (UV, kimia), autoimun, pajanan.
  • Infeksius: Virus (Adenovirus), Bakteri (S. aureus, H. influenzae, N. gonorrhoeae, C. trachomatis).
  • Non-infeksius: Alergi (pollen, debu), iritan kimiawi.
Manifestasi Klinis
  • Glaukoma sudut terbuka: Asimtomatik awal, penurunan lapang pandang perifer progresif, tanpa nyeri.
  • Glaukoma sudut tertutup akut: Nyeri mata hebat mendadak, pandangan kabur mendadak, melihat halo, mual/muntah, mata merah.
  • Penurunan visus progresif tanpa nyeri (seperti melihat kabut/asap).
  • Silau (glare).
  • Diplopia monokular.
  • Perubahan refraksi (mis. miopia).
  • Nyeri mata hebat.
  • Fotofobia.
  • Blefarospasme.
  • Penurunan visus.
  • Mata merah (injeksi siliar/perikorneal).
  • Sensasi benda asing.
  • Mata merah (injeksi konjungtiva/superfisial).
  • Gatal (khas alergi).
  • Sensasi berpasir/mengganjal.
  • Sekret (purulen/mukopurulen/serosa).
  • Epifora (berair).
  • Fotofobia ringan.
Pemeriksaan Fisik Khas
  • TIO meningkat (>21 mmHg).
  • Funduskopi: Optic disc cupping (CDR >0.6 atau asimetri >0.2), bayonet sign, nasal displacement of vessels.
  • Gonioskopi: Sudut bilik mata depan (SBMD) terbuka/tertutup.
  • Defek lapang pandang (perimetri).
  • Visus menurun.
  • Refleks fundus ↓/hilang.
  • Slit-lamp: Kekeruhan lensa (lokasi dan densitas).
  • Shadow test positif (katarak matur).
  • Visus menurun.
  • Injeksi siliar/perikorneal.
  • Slit-lamp: Infiltrat kornea, ulkus kornea (dapat disertai hipopion pada bakteri).
  • Fluorescein test: Defek epitel kornea (positif).
  • Injeksi konjungtiva (superfisial, lebih merah di forniks).
  • Jenis sekret bervariasi (purulen, mukopurulen, serosa).
  • Folikel/papil (tergantung etiologi).
  • Preauricular lymphadenopathy (khas viral).
Penatalaksanaan Umum
  • Medikamentosa: Obat tetes mata penurun TIO (beta-blocker, prostaglandin analog, alpha-agonist, carbonic anhydrase inhibitor).
  • Laser: Iridotomi (sudut tertutup), Trabekuloplasti (sudut terbuka).
  • Bedah: Trabekulektomi, shunt.
  • Bedah: Fakoemulsifikasi + implantasi IOL (satu-satunya terapi definitif).
  • Koreksi refraksi (kacamata) untuk gejala ringan.
  • Bakteri: Antibiotik topikal spektrum luas (fluoroquinolone).
  • Virus (HSV): Antiviral topikal (acyclovir, ganciclovir).
  • Fungi: Antifungal topikal (natamycin, amphotericin B).
  • Acanthamoeba: Biguanide (PHMB), propamidine.
  • Bakteri: Antibiotik topikal (chloramphenicol, tobramycin).
  • Virus: Self-limiting, kompres dingin, artificial tears.
  • Alergi: Antihistamin topikal, mast cell stabilizer, kompres dingin.
  • Kimiawi: Irigasi segera dengan salin/air.

Referensi

Ada Hadiah Buatmu! Diskon 10% Buat Semua Produk - Kode NEWUSER10

Belajar Jadi Dokter Hebat Cukup dalam Genggaman

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi

4.8
Rating
15K+
Downloads
500+
Doctors
Customer Support umeds