Pneumonia Nosokomial adalah pneumonia yang terjadi pada pasien yang dirawat di rumah sakit. Berdasarkan kondisi dan waktu onset, dibedakan menjadi dua jenis utama:
Etiologi (Patogen Umum)
Patogen bervariasi tergantung waktu onset dan faktor risiko pasien:
Faktor Risiko
Patofisiologi HAP/VAP umumnya melibatkan beberapa tahapan:
Diagnosis HAP/VAP seringkali menantang karena gejala yang tidak spesifik dan tumpang tindih dengan kondisi lain pada pasien rawat inap. Namun, tanda dan gejala berikut harus diwaspadai:
Diagnosis HAP/VAP ditegakkan berdasarkan kombinasi gambaran klinis, radiologis, dan mikrobiologis.
Kriteria Diagnosis Umum:
Skor seperti Clinical Pulmonary Infection Score (CPIS) dapat digunakan sebagai alat bantu, namun tidak ada skor tunggal yang memiliki akurasi 100%.
Pemeriksaan penunjang yang relevan meliputi:
Beberapa kondisi lain dapat menyerupai HAP/VAP, sehingga perlu dipertimbangkan:
Tatalaksana HAP/VAP berfokus pada terapi antibiotik empiris yang tepat, de-eskalasi berdasarkan hasil kultur, dan durasi terapi yang optimal.
1. Terapi Antibiotik Empiris Awal
Pemilihan antibiotik empiris harus mempertimbangkan risiko MDR, pola resistensi lokal, dan kondisi klinis pasien.
2. De-eskalasi Antibiotik
3. Durasi Terapi
4. Terapi Suportif
Pencegahan HAP/VAP sangat krusial untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas. Strategi pencegahan meliputi:
Pencegahan VAP (VAP Bundle):
Pencegahan HAP Umum:

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi