Perdarahan antepartum adalah perdarahan yang terjadi setelah usia kehamilan 20 minggu hingga sebelum persalinan. Kondisi ini merupakan salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas maternal serta perinatal yang signifikan. Dua penyebab utama perdarahan antepartum yang sering membingungkan adalah Plasenta Previa dan Solusio Plasenta.
Terjadi akibat implantasi blastokista yang abnormal di segmen bawah uterus. Seiring dengan pembentukan segmen bawah uterus pada trimester ketiga, plasenta yang berimplantasi di sana dapat meregang atau bergeser, menyebabkan robekan pada sinus-sinus vena desidua dan perdarahan. Perdarahan ini umumnya tidak nyeri karena tidak ada kontraksi uterus yang kuat.
Dimulai dengan perdarahan ke dalam desidua basalis, yang kemudian menyebabkan pembentukan hematoma retroplasenta. Hematoma ini secara progresif memisahkan plasenta dari dinding uterus. Perdarahan ini seringkali disertai nyeri karena iritasi miometrium oleh darah dan peningkatan tonus uterus.
Berikut adalah perbandingan kunci manifestasi klinis antara Plasenta Previa dan Solusio Plasenta:
| Karakteristik | Plasenta Previa | Solusio Plasenta |
| Perdarahan | Perdarahan pervaginam merah segar, tanpa nyeri, intermiten, dapat berulang. | Perdarahan pervaginam merah kehitaman, nyeri, terus-menerus. Dapat juga perdarahan tersembunyi (concealed hemorrhage). |
| Nyeri | Tidak ada nyeri. | Nyeri abdomen hebat, nyeri tekan uterus. |
| Tonus Uterus | Normal, relaksasi. | Tegang, keras (wooden abdomen), hipertonus, teraba seperti papan. |
| Kontraksi Uterus | Tidak ada atau jarang. | Sering ada kontraksi uterus yang tetanik atau sering. |
| Syok | Sesuai dengan jumlah darah yang terlihat keluar. | Seringkali lebih berat dari jumlah darah yang terlihat (karena perdarahan tersembunyi). |
| Denyut Jantung Janin (DJJ) | Biasanya normal, kecuali perdarahan masif. | Seringkali menunjukkan gawat janin (bradikardia, deselerasi lambat) atau bahkan kematian janin. |
| Pemeriksaan Dalam | Kontraindikasi mutlak (dapat memicu perdarahan masif). | Dapat dilakukan dengan hati-hati setelah menyingkirkan plasenta previa, namun seringkali tidak informatif. |
| Presentasi Janin | Seringkali malpresentasi (letak lintang, sungsang). | Bisa normal, tapi seringkali sulit dinilai karena uterus tegang. |

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi