Plasenta Previa vs Solusio Plasenta: Perdarahan Antepartum

Perdarahan antepartum itu bikin panik, apalagi kalau penyebabnya dua kondisi serius ini: Plasenta Previa dan Solusio Plasenta. Keduanya sama-sama bikin ibu hamil berdarah, tapi beda banget lho patofisiologi, gejala, dan penanganannya. Jangan sampai salah diagnosis! Yuk, kita bedah tuntas perbedaannya agar kamu siap menghadapi soal UKMPPD dan praktik klinis nanti!

Pendahuluan

Perdarahan antepartum adalah perdarahan yang terjadi setelah usia kehamilan 20 minggu hingga sebelum persalinan. Kondisi ini merupakan salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas maternal serta perinatal yang signifikan. Dua penyebab utama perdarahan antepartum yang sering membingungkan adalah Plasenta Previa dan Solusio Plasenta.

Definisi

  • Plasenta Previa: Kondisi di mana plasenta berimplantasi di segmen bawah uterus, menutupi sebagian atau seluruh ostium uteri internum (OUI).
  • Solusio Plasenta (abruptio placentae): Terlepasnya sebagian atau seluruh plasenta dari tempat implantasinya yang normal pada korpus uteri sebelum janin lahir.

Etiologi & Faktor Risiko

Plasenta Previa

  • Riwayat plasenta previa sebelumnya.
  • Riwayat seksio sesarea sebelumnya (meningkatkan risiko karena jaringan parut).
  • Riwayat kuretase atau tindakan intrauterin lainnya.
  • Multiparitas.
  • Usia ibu >35 tahun.
  • Kehamilan ganda.
  • Merokok atau penggunaan kokain.
  • Anomali uterus (misalnya, uterus bikornu).

Solusio Plasenta

  • Hipertensi dalam kehamilan (preeklamsia, hipertensi kronis).
  • Trauma abdomen (misalnya, jatuh, kecelakaan).
  • Polihidramnion dengan dekompresi cepat.
  • Kehamilan ganda (setelah kelahiran bayi pertama).
  • Merokok atau penggunaan kokain.
  • Riwayat solusio plasenta sebelumnya.
  • Usia ibu >35 tahun.
  • Mioma uteri.
  • Ketuban pecah dini (KPD) preterm.

Patofisiologi

Plasenta Previa

Terjadi akibat implantasi blastokista yang abnormal di segmen bawah uterus. Seiring dengan pembentukan segmen bawah uterus pada trimester ketiga, plasenta yang berimplantasi di sana dapat meregang atau bergeser, menyebabkan robekan pada sinus-sinus vena desidua dan perdarahan. Perdarahan ini umumnya tidak nyeri karena tidak ada kontraksi uterus yang kuat.

Solusio Plasenta

Dimulai dengan perdarahan ke dalam desidua basalis, yang kemudian menyebabkan pembentukan hematoma retroplasenta. Hematoma ini secara progresif memisahkan plasenta dari dinding uterus. Perdarahan ini seringkali disertai nyeri karena iritasi miometrium oleh darah dan peningkatan tonus uterus.

Manifestasi Klinis & Perbedaan Utama

Berikut adalah perbandingan kunci manifestasi klinis antara Plasenta Previa dan Solusio Plasenta:

KarakteristikPlasenta PreviaSolusio Plasenta
PerdarahanPerdarahan pervaginam merah segar, tanpa nyeri, intermiten, dapat berulang.Perdarahan pervaginam merah kehitaman, nyeri, terus-menerus. Dapat juga perdarahan tersembunyi (concealed hemorrhage).
NyeriTidak ada nyeri.Nyeri abdomen hebat, nyeri tekan uterus.
Tonus UterusNormal, relaksasi.Tegang, keras (wooden abdomen), hipertonus, teraba seperti papan.
Kontraksi UterusTidak ada atau jarang.Sering ada kontraksi uterus yang tetanik atau sering.
SyokSesuai dengan jumlah darah yang terlihat keluar.Seringkali lebih berat dari jumlah darah yang terlihat (karena perdarahan tersembunyi).
Denyut Jantung Janin (DJJ)Biasanya normal, kecuali perdarahan masif.Seringkali menunjukkan gawat janin (bradikardia, deselerasi lambat) atau bahkan kematian janin.
Pemeriksaan DalamKontraindikasi mutlak (dapat memicu perdarahan masif).Dapat dilakukan dengan hati-hati setelah menyingkirkan plasenta previa, namun seringkali tidak informatif.
Presentasi JaninSeringkali malpresentasi (letak lintang, sungsang).Bisa normal, tapi seringkali sulit dinilai karena uterus tegang.

Penegakan Diagnosis

Plasenta Previa

  • Diagnosis ditegakkan melalui ultrasonografi (USG), terutama USG transvaginal, yang sangat akurat dalam menentukan lokasi plasenta relatif terhadap OUI.
  • Pemeriksaan dalam kontraindikasi mutlak sebelum memastikan lokasi plasenta dengan USG.

Solusio Plasenta

  • Diagnosis sebagian besar bersifat klinis, berdasarkan gejala (perdarahan nyeri, uterus tegang) dan faktor risiko.
  • USG dapat menunjukkan hematoma retroplasenta, namun tidak selalu terlihat dan tidak dapat menyingkirkan diagnosis. USG lebih berguna untuk menyingkirkan plasenta previa.
  • Pemeriksaan laboratorium (misalnya, koagulopati) dapat mendukung diagnosis pada kasus berat.

Tatalaksana

Prinsip Umum

  • Stabilisasi hemodinamik ibu (resusitasi cairan, transfusi darah jika perlu).
  • Evaluasi kondisi janin.
  • Pertimbangkan usia kehamilan dan keparahan kondisi.

Plasenta Previa

  • Kehamilan preterm (
  • Perdarahan masif atau kehamilan aterm: Terminasi kehamilan.
  • Cara persalinan: Umumnya seksio sesarea direncanakan, terutama pada plasenta previa totalis atau parsialis. Plasenta previa marginalis atau letak rendah mungkin bisa persalinan pervaginam jika perdarahan minimal dan kepala sudah engaged.

Solusio Plasenta

  • Kasus ringan, kehamilan preterm, ibu dan janin stabil: Observasi ketat, namun risiko perburukan tinggi.
  • Kasus sedang hingga berat, perdarahan aktif, gawat janin, atau instabilitas maternal: Terminasi kehamilan segera.
  • Cara persalinan: Umumnya seksio sesarea darurat jika janin hidup dan kondisi ibu memungkinkan. Jika janin sudah meninggal atau perdarahan dapat dikontrol, persalinan pervaginam dapat dipertimbangkan, namun harus diawasi ketat terhadap komplikasi koagulopati.

Komplikasi

Komplikasi Maternal

  • Perdarahan hebat hingga syok hipovolemik.
  • Koagulopati (terutama pada solusio plasenta berat).
  • Gagal ginjal akut.
  • Kebutuhan transfusi darah.
  • Histerektomi (pada kasus perdarahan tidak terkontrol).
  • Kematian maternal.

Komplikasi Fetal

  • Prematuritas.
  • Anemia.
  • Asfiksia/gawat janin.
  • Kematian janin.
  • Pertumbuhan janin terhambat (PJT).

Referensi

Ada Hadiah Buatmu! Diskon 10% Buat Semua Produk - Kode NEWUSER10

Belajar Jadi Dokter Hebat Cukup dalam Genggaman

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi

4.8
Rating
15K+
Downloads
500+
Doctors
Customer Support umeds