Pitiriasis Rosea biasanya diawali dengan lesi tunggal, disebut "herald patch" atau "mother patch".
Diagnosis Pitiriasis Rosea umumnya ditegakkan secara klinis berdasarkan gambaran lesi dan distribusinya yang khas (herald patch diikuti pola pohon cemara).
Pemeriksaan penunjang jarang diperlukan, namun dapat dilakukan untuk menyingkirkan diagnosis banding:
Penting untuk membedakan Pitiriasis Rosea dari kondisi lain yang memiliki gambaran serupa. Berikut adalah diagnosis banding utama:
| Kondisi | Karakteristik Pembeda |
| Tinea Corporis | Lesi umumnya soliter atau sedikit, tepi aktif meninggi dengan skuama, sentral jernih. Gatal lebih intens. Pemeriksaan KOH positif hifa. |
| Sifilis Sekunder | Lesi polimorfik (makula, papul, pustul), sering melibatkan telapak tangan dan kaki. Tidak ada herald patch. Sering disertai limfadenopati. Serologi sifilis positif. Riwayat kontak seksual. |
| Psoriasis Gutata | Lesi papul eritematosa kecil dengan skuama keperakan, muncul mendadak setelah infeksi streptokokus. Tidak ada herald patch. Tanda Auspitz positif. |
| Erupsi Obat (Drug Eruption) | Riwayat konsumsi obat baru. Distribusi ruam bisa lebih generalisata, tidak selalu pola pohon cemara. Tidak ada herald patch. |
| Pitiriasis Alba | Lesi hipopigmentasi dengan skuama halus, sering pada anak-anak, di wajah dan ekstremitas. Tidak ada herald patch atau pola pohon cemara. |
Pitiriasis Rosea bersifat self-limiting, sehingga tatalaksana umumnya bersifat simptomatik.
Prognosis Pitiriasis Rosea sangat baik. Penyakit ini umumnya sembuh spontan tanpa komplikasi atau jaringan parut.
Hipo- atau hiperpigmentasi pasca-inflamasi dapat terjadi, terutama pada individu berkulit gelap, namun biasanya bersifat sementara.
Rekurensi sangat jarang terjadi (kurang dari 2%).

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi