Sebagian besar kasus perikarditis akut bersifat idiopatik, namun banyak penyebab lain yang perlu dipertimbangkan:
Inflamasi perikardium menyebabkan peningkatan permeabilitas kapiler, akumulasi cairan (efusi perikardium), dan deposisi fibrin pada lapisan perikardium. Gesekan antara lapisan perikardium yang meradang inilah yang menimbulkan nyeri dada khas dan friction rub.
Pada kasus yang parah, efusi perikardium dapat menekan jantung dan menyebabkan tamponade jantung. Jika inflamasi berlanjut kronis, dapat terjadi fibrosis dan penebalan perikardium yang berujung pada perikarditis konstriktiva.
Gejala klasik perikarditis akut meliputi:
Pada pemeriksaan fisik:
Diagnosis perikarditis akut ditegakkan berdasarkan minimal dua dari empat kriteria berikut:
Penting untuk membedakan perikarditis akut dari kondisi lain yang menyebabkan nyeri dada, terutama yang mengancam jiwa:
| Kondisi | Nyeri Dada | EKG Khas | Pemeriksaan Lain |
|---|---|---|---|
| Perikarditis Akut | Pleuritik, membaik duduk condong, memburuk berbaring | Elevasi ST difus konkav, depresi PR | Friction rub, efusi perikardium (Eko) |
| Infark Miokard Akut (IMA) | Berat, substernal, menjalar, tidak membaik dengan posisi | Elevasi ST konveks terlokalisir, Q wave patologis | Troponin ↑↑, enzim jantung ↑↑ |
| Emboli Paru | Pleuritik, dispnea akut | S1Q3T3, takikardia, gelombang T inversi di V1-V3 (tidak selalu) | D-dimer ↑, CT-Angiografi Paru |
| Diseksi Aorta | Sangat tajam, robek, menjalar ke punggung | Sering normal atau non-spesifik | CT-Angiografi Toraks |
| Pleuritis/Pneumonia | Pleuritik, batuk, demam | Normal | Rontgen toraks (infiltrat, efusi pleura) |
| Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) | Nyeri ulu hati/substernal, rasa terbakar | Normal | Endoskopi, respons terhadap PPI |
Tujuan tatalaksana adalah meredakan nyeri dan inflamasi, serta mencegah komplikasi dan rekurensi.
Prognosis perikarditis akut umumnya baik, dengan sebagian besar pasien sembuh total. Namun, pada beberapa kasus, dapat terjadi rekurensi atau komplikasi serius seperti tamponade jantung atau perikarditis konstriktiva, terutama jika etiologi yang mendasari tidak ditangani atau jika ada faktor risiko tertentu (misalnya, penggunaan kortikosteroid sebagai terapi awal).

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi