Penyakit Mata Kering (Dry Eye Disease/DED) adalah kondisi multifaktorial pada permukaan okular yang ditandai dengan hilangnya homeostasis film air mata, disertai gejala okular.
Kondisi ini melibatkan instabilitas dan hiperosmolaritas film air mata, inflamasi dan kerusakan permukaan okular, serta kelainan neurosensori.
DED secara umum diklasifikasikan menjadi dua kategori utama, meskipun seringkali terjadi tumpang tindih (mixed DED):
| Kategori | Deskripsi | Contoh Etiologi |
|---|---|---|
| 1. Aqueous Deficient Dry Eye (ADDE) | Produksi komponen air (aqueous) dari kelenjar lakrimal tidak adekuat. |
|
| 2. Evaporative Dry Eye (EDE) | Kualitas film air mata buruk akibat evaporasi berlebihan, meskipun produksi aqueous normal. |
|
Berbagai faktor dapat berkontribusi pada perkembangan DED, meliputi:
Mekanisme utama DED melibatkan lingkaran setan (vicious cycle):
Gejala DED seringkali bervariasi dan dapat berfluktuasi:
Pada pemeriksaan fisik dapat ditemukan:
Diagnosis DED ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang:
Tujuan tatalaksana adalah memutus lingkaran setan inflamasi dan mengembalikan homeostasis film air mata. Pendekatan bertahap (stepped approach) sering digunakan.
Edukasi pasien sangat penting dalam manajemen DED:

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi