- Proses pernapasan merupakan rangkaian mekanisme yang terjadi dalam tubuh untuk memasukkan oksigen dari atmosfer ke dalam paru-paru, serta mengeluarkan karbon dioksida dari paru-paru ke atmosfer.
- Proses pernapasan terdiri dari dua tahap yaitu pernapasan eksternal (ventilasi paru) dan pernapasan internal (difusi gas)
- Ventilasi paru:


Sumber gambar: Guyton & Hall (2015)
- Udara dapat bergerak ke dalam dan keluar paru karena beberapa faktor, diantaranya:
- Sifat paru-paru yang elastis
- Tidak ada pelekatan yang kuat antara paru-paru dan dinding rangka dada
- Paru-paru "mengapung" dalam rongga toraks dan dikelilingi oleh lapisan tipis cairan pleura.
- Cairan pleura membentuk tekanan negatif di dalam ruang pleura (tekanan intrapleural), yang membantu perlekatan paru pada dinding toraks
- Adanya daya isap dari sistem limfatik untuk menjaga daya isap antara permukaan viseral pleura paru dan permukaan parietal pleura rongga toraks.
- Perubahan tekanan di dalam paru-paru dan tekanan atmosfer.
- Selama pernapasan normal, hanya 3-5% dari total energi tubuh yang digunakan. Sedangkan selama kerja berat, kebutuhan energi untuk pernapasan dapat meningkat hingga 50 kali lipat.
- Volume paru adalah jumlah udara yang dapat diakomodasi oleh paru-paru pada titik tertentu dalam siklus pernapasan.

- Kapasitas paru adalah jumlah total volume udara yang dapat diakomodasi oleh paru-paru pada titik tertentu dalam siklus pernapasan.

Sumber gambar: Guyton & Hall (2015)
