Perubahan gaya hidup merupakan fondasi penatalaksanaan diabetes tipe-2 pada anak dan harus selalu menjadi langkah pertama. Strategi ini meliputi:
Modifikasi diet: Mengurangi asupan gula, minuman bersoda, dan makanan berlemak tinggi. Meningkatkan konsumsi serat dan makanan bergizi seimbang.
Peningkatan aktivitas fisik: Minimal 60 menit aktivitas fisik intensitas sedang setiap hari untuk membantu penurunan berat badan dan meningkatkan sensitivitas insulin.
Manajemen berat badan: Target penurunan berat badan 5-10% dapat secara signifikan meningkatkan kontrol glukosa.
Metformin adalah obat pilihan pertama jika modifikasi gaya hidup saja belum mencapai target glukosa. Pertimbangan pemberian metformin pada anak meliputi:
Diindikasikan pada anak dengan BMI >85 persentil untuk usia dan jenis kelamin
Dosis dimulai rendah (250-500 mg sehari) dan ditingkatkan secara bertahap hingga dosis efektif (1-2 gram per hari)
Harus dikonfirmasi tidak ada kontraindikasi, terutama gangguan fungsi ginjal (perlu GFR atau kreatinin serum normal), karena metformin berisiko menyebabkan asidosis laktat pada gangguan ginjal
Insulin diberikan jika:
Hiperglikemia persisten tidak terkontrol meskipun sudah modifikasi gaya hidup dan metformin optimal, atau
Terdapat ketoasidosis diabetik atau hiperglikemia berat saat diagnosis