Pembesaran skrotum adalah kondisi di mana terjadi peningkatan ukuran skrotum, baik unilateral maupun bilateral, yang dapat disebabkan oleh berbagai etiologi. Kondisi ini bisa bersifat akut atau kronis, disertai nyeri atau tidak nyeri, dan memerlukan pendekatan diagnostik yang sistematis untuk menentukan penyebab dan tatalaksana yang tepat.
Penyebab pembesaran skrotum sangat bervariasi. Penting untuk mengklasifikasikannya berdasarkan onset (akut vs kronis) dan keberadaan nyeri.
Evaluasi menyeluruh adalah kunci.
Pemeriksaan penunjang membantu mengkonfirmasi diagnosis dan menyingkirkan kondisi lain.
Membedakan kondisi-kondisi ini sangat penting untuk tatalaksana yang tepat, terutama dalam konteks kegawatdaruratan.
| Kondisi | Nyeri | Onset | Karakteristik Massa | Transiluminasi | Refleks Kremaster | Prehn Sign |
| Torsio Testis | Akut, berat, mendadak | Mendadak | Testis letak tinggi/horisontal, keras | Negatif | Hilang | Negatif |
| Epididimitis/Orkitis | Subakut, sedang-berat | Bertahap | Epididimis/testis bengkak, nyeri | Negatif | Ada | Positif |
| Hidrokel | Umumnya tidak | Kronis | Kistik, fluktuasi, di sekitar testis | Positif | Ada | Negatif |
| Varikokel | Tumpul, memberat saat berdiri, hilang saat berbaring | Kronis | "Bag of worms" di atas testis, membesar saat Valsalva | Negatif | Ada | Negatif |
| Spermatokel/Kista Epididimis | Umumnya tidak | Kronis | Kistik, di atas/belakang testis, terpisah dari testis | Positif | Ada | Negatif |
| Tumor Testis | Umumnya tidak | Kronis | Padat, tidak nyeri (umumnya), menyatu dengan testis | Negatif | Ada | Negatif |
| Hernia Inguinalis Skrotalis | Bervariasi (tergantung inkarserasi) | Bervariasi | Massa di kanalis inguinalis, bisa direduksi (kecuali inkarserata), impuls batuk (+) | Negatif | Ada | Negatif |
Tatalaksana sangat bergantung pada penyebab yang mendasari.

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi