Operasi minor adalah tindakan yang memenuhi kedua kriteria berikut:
Memerlukan anestesi umum kurang dari 2 jam
Tidak mengganggu kontrol glikemik secara bermakna
Sangat penting untuk melakukan operasi pada pasien diabetes tipe 1 di rumah sakit yang memiliki:
Fasilitas lengkap dan tim yang berpengalaman dalam mengelola diabetes
Protokol tertulis yang jelas mengenai tata laksana preoperatif dan pascaoperatif
Tim yang dapat memantau glukosa darah secara berkala dan melakukan koreksi insulin sesuai kebutuhan
Waktu Masuk dan Jadwal Operasi
Pasien harus dirawat di rumah sakit pada sore hari sebelum operasi agar ada waktu cukup untuk menilai status metabolik dan melakukan koreksi jika diperlukan.
Operasi sebaiknya dijadwalkan pada pagi hari untuk mempermudah koordinasi dan memungkinkan pemberian insulin basal pagi secara teratur.
Pedoman pemberian insulin preoperatif:
Jika pasien menggunakan regimen basal-bolus atau pompa insulin: Pada operasi minor yang durasi singkat, dapat diberikan infus tanpa dekstrosa sambil tetap memberikan basal insulin.
Jika pasien menggunakan insulin kerja menengah atau akan menjalani operasi mayor: Berikan infus yang mengandung dekstrosa untuk mendukung asupan kalori dan mengurangi kebutuhan insulin.
Pemantauan Glukosa Preoperatif
Lakukan pemeriksaan glukosa kapiler setiap jam pada periode menjelang operasi (sejak pagi menjelang operasi).
Jika glukosa > 250 mg/dL, lakukan koreksi dengan insulin kerja cepat atau insulin reguler IV untuk membawa glukosa ke rentang target.
Target glukosa preoperatif adalah 100-180 mg/dL.
Puasa
Hindari makanan padat minimal 6 jam sebelum operasi
Hindari minuman minimal 4 jam sebelum operasi (kecuali jika ada protokol berbeda dari ahli anestesi)
Berikan cairan infus berisi 5% dekstrosa dengan NaCl 0,9% selama operasi berlangsung. Dekstrosa sangat penting untuk:
Menyediakan asupan kalori minimal
Mengurangi kebutuhan insulin relatif
Mencegah hipoglikemia mendalam
Pemantauan Glukosa Intraoperatif
Monitor glukosa kapiler setiap jam selama operasi
Target glukosa: 90-180 mg/dL rentang ini dipilih untuk sekaligus menghindari hipoglikemia berbahaya dan menghindari hiperglikemia berlebihan yang meningkatkan infeksi
Catat semua nilai glukosa dan penyesuaian insulin dalam catatan anestesi
Jika glukosa turun menjadi < 70 mg/dL:
Berikan bolus dekstrosa 10% dengan dosis 1-2 mL/kg berat badan secara intravenous
Ulangi pemeriksaan glukosa dalam 15 menit
Jika masih rendah, berikan bolus dekstrosa lagi
Jika glukosa tetap < 70 mg/dL meskipun sudah menerima dekstrosa, hentikan infus insulin selama 15 menit, lalu restart dengan kecepatan lebih lambat
Setelah operasi selesai, lanjutkan:
Infus insulin IV dengan kecepatan yang sama
Infus dekstrosa dengan kecepatan yang sama
Pemantauan glukosa berkala
Terus berikan sampai pasien dapat menerima asupan oral yang adekuat
Pada pasien yang menggunakan regimen basal-bolus insulin:
Dosis insulin basal pagi tetap diberikan jangan dihilangkan, karena insulin basal dibutuhkan untuk metabolisme dasar
Turunkan dosis basal pagi sebesar 20-30% jika riwayat pasien menunjukkan glukosa sering rendah di pagi hari
Jangan berikan insulin kerja cepat (bolus) kecuali untuk koreksi hiperglikemia yang signifikan (> 250 mg/dL)
Cairan Infus
Berikan cairan infus tanpa dekstrosa (dapat berupa NaCl 0,9% biasa) jika glukosa dalam rentang normal
Alasan: Durasi operasi singkat, dan pasien tidak memerlukan dekstrosa tambahan untuk mencegah hipoglikemia, terutama jika sudah menerima insulin basal
Jika operasi dijadwalkan pada sore hari pada pasien yang dapat makan pagi:
Tetap berikan dosis insulin basal pagi sesuai rencana
Jika pasien masih dapat makan pagi sebelum operasi: Berikan 50% dari dosis insulin kerja cepat lunch/siang (bolus) karena pasien sudah mendapat asupan karbohidrat dari sarapan
Jangan berikan dosis lunch/siang penuh, karena pasien akan puasa setelah sarapan
Pompa insulin dapat dipertahankan selama operasi jika:
Anestesi yang dipilih memungkinkan (ahli anestesi setuju)
Kanul pompa tidak tertekuk atau tertekan pastikan saat positioning pasien untuk operasi, pompa tidak terganggu
Pasien dan keluarga memahami dan setuju
Untuk Operasi Singkat (< 2 jam) dengan Anestesi Umum
Pompa dapat terus berjalan dengan kecepatan basal harian yang sama
Jangan berikan bolus insulin kerja cepat kecuali untuk koreksi hiperglikemia signifikan
Berikan cairan infus tanpa dekstrosa jika glukosa normal
Hentikan pompa maksimal 30 menit jika terjadi hipoglikemia ringan yang memerlukan koreksi
Jika Pompa Dipertahankan
Pastikan baterai pompa penuh sebelum operasi
Informasikan tim operasi bahwa pompa ada dan tempat lokasinya
Monitor glukosa dengan frekuensi sama seperti pasien non-pompa
Siapkan rencana backup jika pompa bermasalah (misalnya obat insulin syringe)
Untuk Operasi Mayor atau Darurat dengan Ketoasidosis
Jika operasi darurat dengan ketoasidosis: Tunda operasi sampai defisit cairan, elektrolit, dan asidosis terkoreksi dengan sempurna
Pada ketoasidosis, pompa insulin tidak sebanding dengan kebutuhan insulin intensif yang diperlukan
Ganti dengan insulin IV drip selama operasi
Untuk membantu Anda menerapkan protokol ini, berikut ringkasan sederhananya:
Pertanyaan
Operasi minor atau mayor?
Tindakan
Pasien stabil atau ketoasidosis?
Pemberian insulin preoperatif?
Cairan dengan dekstrosa?
Target glukosa intraoperatif?
Hipoglikemia < 70 mg/dL?
Pompa insulin?