Ketika mengevaluasi pasien dengan kemungkinan kanker payudara, tiga kelompok informasi anamnesis harus dikumpulkan:
Keluhan Utama:
Riwayat Reproduksi dan Hormonal:
Riwayat Keluarga dan Pribadi:
Pada pemeriksaan fisik, perhatikan:
Sebelum biopsi, beberapa pemeriksaan penunjang membantu dalam evaluasi awal dan penilaian metastasis:
Diagnosis klinis saja tidak cukup untuk mengonfirmasi kanker payudara. Diagnosis pasti memerlukan biopsi eksisi (pengangkatan seluruh massa) atau biopsi insisi (pengambilan sebagian) dengan hasil pemeriksaan patologi.
Konsep penting adalah "triple diagnosis" yang menggabungkan tiga elemen:
Ketiga elemen bersama-sama memberikan akurasi diagnostik mendekati 99%.
Sistem TNM mengklasifikasikan kanker payudara berdasarkan tiga parameter:
Kombinasi TNM ini menentukan stadium keseluruhan, yang kemudian memandu pilihan terapi.
Pada stadium dini, tujuan adalah mengobati tumor lokal dengan harapan dapat disembuhkan. Pilihan operasi adalah:
Setelah operasi, pasien mendapat terapi adjuvan (tambahan):
Pada stadium IIIB, tumor besar atau sudah menginfiltrasi kulit atau dinding dada. Pendekatan sering melibatkan:
Stadium IV berarti kanker sudah menyebar ke organ jauh. Pengobatan bersifat paliatif (mengurangi gejala) dan berbeda berdasarkan status menopaus:
Kanker tiroid adalah tumor ganas pada kelenjar tiroid. Berbeda dengan sebagian besar kanker, perkembangan kanker tiroid dipengaruhi oleh:
Kecurigaan kanker tiroid muncul dalam situasi berikut:
Beberapa pemeriksaan membantu evaluasi kanker tiroid:
Diagnosis pasti diperoleh melalui:
Hasil histopatologi menunjukkan tipe kanker (papiler, folikuler, meduler, atau anaplastik), yang menentukan prognosis dan pilihan terapi.
Tipe ini memiliki prognosis terbaik dan tumbuh lambat. Terapi standar mencakup:
Tipe ini berasal dari sel C tiroid dan mensekresi kalsitonin. Terapi meliputi:
Tumor jaringan lunak adalah tumor yang berasal dari jaringan mesenkimal (bukan epitel), meliputi:
Pemahaman tentang asal jaringan penting karena nama tumor biasanya mencerminkan jenis jaringan asalnya (misalnya, "lipoma" dari lemak, "fibroma" dari jaringan ikat).
Contoh Tumor Jinak:
Contoh Tumor Ganas:
Hal yang menarik dan penting untuk diingat adalah bahwa tumor jaringan lunak jinak dan ganas sering memiliki presentasi klinis yang sangat serupa:
Kunci untuk mencurigai keganasan adalah perubahan pola pertumbuhan:
Sifat ini membuat diagnosis tumor jaringan lunak menjadi tantangan klinis: tidak ada gambaran klinis yang patognomonik, dan biopsi selalu diperlukan untuk memastikan.
Diagnosis pasti tumor jaringan lunak memerlukan pemeriksaan histopatologi melalui biopsi:
Pemilihan metode biopsi penting: biopsi harus dilakukan sedemikian rupa sehingga jalur biopsi dapat diangkat en bloc (bersama-sama) dengan tumor saat operasi definitif, untuk menghindari penyebaran sel kanker.
Tumor jaringan lunak menggunakan sistem TNMG:
Parameter G sangat penting karena tumor dengan grade tinggi memiliki prognosis jauh lebih buruk dan kemungkinan metastasis yang lebih besar.
Terapi utama untuk tumor jaringan lunak adalah pembedahan radikal dengan eksisi yang luas:
Penting untuk diingat bahwa tidak ada pembedahan definitif sampai hasil biopsi diketahui. Oleh karena itu, biopsi awal harus direncanakan sedemikian rupa sehingga dapat diangkat bersama tumor saat operasi radikal.
Concept Pages
Berlangganan premium umeds untuk akses penuh concept pages, video belajar, dan quiz untuk pendidikan kedokteran anda.
Belum punya akun? Daftar Gratis

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi