Omfalokel adalah defek kongenital pada dinding abdomen di garis tengah, di mana organ intra-abdomen (usus, hati, dll.) mengalami herniasi melalui cincin umbilikalis dan terbungkus oleh kantung yang terdiri dari peritoneum dan amnion.
Gastroskizis adalah defek kongenital pada dinding abdomen, biasanya di sebelah kanan umbilikus, di mana organ intra-abdomen (umumnya usus) mengalami herniasi ke luar tanpa terbungkus oleh kantung atau membran.
Diagnosis prenatal keduanya dapat ditegakkan melalui ultrasonografi (USG) antenatal. USG dapat membedakan adanya kantung, lokasi defek, dan jenis organ yang mengalami herniasi. Penting untuk membedakan keduanya karena implikasi tatalaksana dan prognosis yang berbeda, terutama terkait skrining kelainan penyerta pada omfalokel.
Kedua kondisi memerlukan penanganan gawat darurat setelah lahir.
| Kriteria | Omfalokel | Gastroskizis |
|---|---|---|
| Lokasi Defek | Garis tengah, melalui cincin umbilikalis | Paraumbilikal (umumnya kanan umbilikus) |
| Ada/Tidak Kantung | Ada, terbungkus peritoneum dan amnion | Tidak ada, usus terpapar langsung |
| Hubungan Tali Pusat | Menempel pada puncak kantung | Normal, terpisah dari defek |
| Organ Herniasi | Usus, hati, limpa, organ lain | Umumnya usus saja (jarang hati) |
| Kelainan Penyerta | Sering (+), terutama kelainan kromosom, jantung, sindrom genetik | Jarang (+), umumnya hanya anomali usus |
| Ukuran Bayi | Pertumbuhan normal atau makrosomia | Sering IUGR dan prematuritas |
| Kondisi Usus | Normal, terlindungi kantung | Edema, inflamasi, memendek karena terpapar cairan amnion |
| Prognosis Umum | Tergantung kelainan penyerta | Umumnya baik jika tidak ada komplikasi usus berat |

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi