Glaucoma adalah kelompok penyakit saraf optik progresif yang ditandai dengan kerusakan saraf optik dan kehilangan lapang pandang, seringkali berhubungan dengan peningkatan tekanan intraokular (TIO). Tujuan utama terapi antiglaukoma adalah menurunkan TIO untuk mencegah kerusakan saraf optik lebih lanjut dan mempertahankan fungsi penglihatan.
| Kelas Obat | Contoh Obat | Mekanisme Kerja | Efek Samping Khas | Catatan Penting |
| Prostaglandin Analog (PGA) | Latanoprost, Travoprost, Bimatoprost, Tafluprost | Meningkatkan aliran keluar aqueous humor melalui jalur uveosklera. | Perubahan warna iris (lebih gelap), pertumbuhan bulu mata (madarosis), hiperemia konjungtiva, nyeri mata. |
|
| Beta-blocker | Timolol, Betaxolol, Levobunolol, Carteolol | Menurunkan produksi aqueous humor oleh badan siliar. |
|
|
| Alpha-2 Adrenergic Agonist | Brimonidine, Apraclonidine |
|
|
|
| Carbonic Anhydrase Inhibitor (CAI) |
| Menurunkan produksi aqueous humor dengan menghambat enzim karbonat anhidrase di badan siliar. |
|
|
| Miotic (Parasympathomimetic) | Pilocarpine | Meningkatkan aliran keluar aqueous humor melalui jalur trabekular dengan mengkontraksikan otot siliaris. |
|
|
Pemilihan obat antiglaukoma didasarkan pada beberapa faktor, termasuk jenis glaucoma, target TIO, profil efek samping, kondisi komorbid pasien, dan biaya. Umumnya:

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi