Multiple Sclerosis (MS) adalah penyakit inflamasi autoimun kronis pada sistem saraf pusat (SSP) yang ditandai oleh demielinasi, degenerasi aksonal, dan gliosis (pembentukan jaringan parut atau sklerosis).
Proses ini menyebabkan gangguan transmisi sinyal saraf, mengakibatkan berbagai manifestasi neurologis yang bervariasi dan seringkali episodik.
Etiologi MS masih belum sepenuhnya dipahami (idiopatik), namun diyakini melibatkan kombinasi faktor genetik dan lingkungan:
Patofisiologi MS melibatkan respons imun adaptif dan bawaan yang menyerang mielin di SSP:
Gejala MS sangat bervariasi tergantung lokasi lesi demielinasi. Onset biasanya antara usia 20-40 tahun.
Diagnosis MS ditegakkan berdasarkan Kriteria McDonald 2017, yang memerlukan bukti diseminasi dalam ruang (Dissemination in Space/DIS) dan diseminasi dalam waktu (Dissemination in Time/DIT), baik secara klinis maupun radiologis.
MS diklasifikasikan menjadi beberapa tipe berdasarkan pola perjalanan penyakit:
| Tipe MS | Deskripsi |
|---|---|
| Relapsing-Remitting MS (RRMS) | Paling umum (85% kasus). Ditandai oleh periode serangan (relaps) akut dengan gejala baru atau memburuk, diikuti oleh pemulihan parsial atau total (remisi). Tidak ada progresivitas penyakit di antara relaps. |
| Secondary Progressive MS (SPMS) | Dimulai sebagai RRMS, kemudian berkembang menjadi progresivitas neurologis yang stabil atau memburuk secara bertahap, dengan atau tanpa relaps yang superimposed. |
| Primary Progressive MS (PPMS) | Ditandai oleh progresivitas neurologis yang stabil dan terus-menerus sejak onset, tanpa relaps atau remisi yang jelas. Lebih jarang (10-15% kasus). |
| Progressive-Relapsing MS (PRMS) | Pola progresif yang stabil sejak onset, dengan relaps akut yang superimposed. Sangat jarang, dan sering diklasifikasikan ulang ke PPMS atau RRMS dengan progresif. |
Tatalaksana MS bertujuan untuk mengelola serangan akut, memodifikasi perjalanan penyakit, dan mengatasi gejala.
DMTs digunakan untuk mengurangi frekuensi dan keparahan relaps, serta memperlambat progresivitas penyakit. Pilihan DMTs sangat bervariasi dan disesuaikan dengan tipe MS dan karakteristik pasien.
Prognosis MS bervariasi antar individu. Faktor-faktor yang umumnya dikaitkan dengan prognosis yang lebih baik meliputi:
Faktor-faktor yang dikaitkan dengan prognosis yang lebih buruk meliputi:
Dengan kemajuan DMTs, kualitas hidup dan harapan hidup pasien MS telah meningkat secara signifikan.

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi