1. Pengunyahan dan penelanan makanan:Â
- Pengunyahan pada manusia adalah pemecahan makanan secara mekanis di dalam mulut.
- Bibir mengurung makanan dan membuat segel mulut anterior untuk mencegah makanan keluar dari mulut.
- Lidah membantu mengangkut makanan ke gigi posterior melalui proses 'pull-back' yang membutuhkan waktu sekitar satu detik.
- Lidah dan jaringan lunak lainnya di dalam mulut membantu mengontrol bolus makanan selama proses mengunyah.
- Bolus makanan dijaga di sisi mulut yang bekerja dengan kombinasi gerakan lidah dan pipi yang teratur.
- Bolus makanan yang akan ditelan akan terakumulasi di permukaan faring dan di dalam vallecula lidah.
- Lidah membantu mendorong bolus masuk ke esofagus melalui proses 'squeeze-back', yaitu lidah bergerak ke atas dan ke belakang terhadap palatum keras.
Â

Â
2. Pembentukan bunyi:Â
- Berbicara merupakan proses sensorik motorik kompleks yang melibatkan lidah.
- Lidah penting dalam menghasilkan bunyi vokal dengan memodifikasi resonansi dan membatasi aliran udara dengan posisi lidah dan bibir.
- Bunyi konsonan dihasilkan ketika aliran udara terhambat sebelum dilepaskan.
- Bunyi konsonan memiliki amplitudo rendah dan diklasifikasikan menurut tempat artikulasi atau cara artikulasi.
- Untuk klasifikasi suara berdasarkan tempat artikulasi yang berkaitan dengan lidah, konsonan dikategorikan menjadi bunyi linguodental dan linguopalatal.Â
- Linguodental (misalnya d, t) → ujung lidah menyentuh gigi insisivus rahang atas dan palatum keras yang berdekatan.
- Linguopalatal (misalnya g, k) → lidah bertemu dengan palatum yang jauh dari daerah gigi insisivus rahang atas.
Â
3. Membantu dalam persepsi rasa dan tekstur:
- Bagian anterior lidah di depan papila sirkumvalata → Disuplai oleh cabang lingual dari divisi mandibularis saraf trigeminalis (saraf kranial V3). Namun, serabut chorda tympani yang menyertainya dari bagian nervus intermedius nervus fasial (nervus kranial VII) adalah serabut yang berhubungan dengan persepsi pengecapan/rasa.
- Papila sirkumvalata → Lidah disuplai terutama oleh saraf glosofaring (nervus kranial IX), yang memberikan sensasi umum dan pengecapan.
- Sebuah area kecil di bagian belakang lidah di sekitar epiglotis → Disuplai oleh nervus vagus (nervus kranial X) melalui cabang laring superior.
Â