Penyebab melasma bersifat multifaktorial, melibatkan interaksi kompleks antara beberapa faktor pemicu. Pemahaman faktor risiko penting untuk penanganan dan pencegahan.
Klasifikasi melasma didasarkan pada kedalaman deposit pigmen melanin di kulit, yang dapat dinilai menggunakan lampu Wood's.
| Tipe Melasma | Karakteristik (dengan Lampu Wood's) | Prognosis |
| Epidermal | Bercak cokelat gelap dengan batas jelas, tampak lebih kontras di bawah lampu Wood's. Pigmen sebagian besar di lapisan epidermis. | Respon baik terhadap terapi topikal. |
| Dermal | Bercak cokelat kebiruan atau abu-abu, batas tidak jelas, tidak tampak lebih kontras atau bahkan kurang jelas di bawah lampu Wood's. Pigmen di lapisan dermis. | Respon kurang baik terhadap terapi topikal, lebih sulit diobati. |
| Campuran | Kombinasi area epidermal dan dermal. Bagian tertentu tampak lebih kontras, bagian lain tidak. | Respon bervariasi, tergantung dominasi kedalaman pigmen. |
| Indeterminate | Tidak ada perubahan yang jelas di bawah lampu Wood's pada individu dengan kulit gelap. | Sulit dinilai kedalamannya. |
Melasma umumnya asimtomatik, namun dapat menyebabkan gangguan psikologis akibat masalah kosmetik. Distribusi lesi biasanya simetris.
Diagnosis melasma sebagian besar ditegakkan secara klinis berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik.
Tatalaksana melasma bersifat kompleks dan seringkali membutuhkan kombinasi beberapa modalitas, dengan penekanan pada kesabaran dan kepatuhan pasien.
Terapi topikal adalah lini pertama untuk melasma.
Penggunaan laser pada melasma harus hati-hati karena risiko PIH dan rekurensi yang tinggi, terutama pada kulit fototipe gelap.
Edukasi pasien adalah kunci keberhasilan tatalaksana jangka panjang melasma.

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi