Level of Prevention merujuk pada pendekatan sistematis dalam kesehatan masyarakat dan klinis untuk mencegah timbulnya penyakit, mendeteksi dini kondisi patologis, membatasi progresivitas penyakit, dan meminimalkan dampak disabilitas.
Konsep ini membagi upaya pencegahan ke dalam beberapa tingkatan berdasarkan fase perjalanan alamiah penyakit (natural history of disease).
Definisi: Upaya pencegahan yang dilakukan sebelum terjadinya penyakit atau sebelum individu terpapar faktor risiko yang menyebabkan penyakit.
Tujuan: Untuk mencegah timbulnya penyakit sama sekali, menjaga individu tetap sehat, dan meningkatkan status kesehatan.
Fokus: Individu sehat atau populasi umum.
Contoh Intervensi:
Definisi: Upaya pencegahan yang dilakukan saat penyakit sudah mulai berkembang atau individu sudah terpapar faktor risiko, tetapi belum menunjukkan gejala klinis yang jelas atau penyakit masih dalam tahap awal.
Tujuan: Untuk mendeteksi penyakit sedini mungkin, melakukan intervensi cepat untuk menghentikan atau memperlambat progresivitas penyakit, dan mencegah komplikasi serius.
Fokus: Individu yang berisiko tinggi atau sudah dalam tahap awal penyakit (asimtomatik).
Contoh Intervensi:
Definisi: Upaya pencegahan yang dilakukan setelah penyakit terjadi dan telah menimbulkan gejala atau komplikasi, atau telah menyebabkan disabilitas.
Tujuan: Untuk membatasi progresivitas penyakit, mengurangi komplikasi, mencegah disabilitas permanen, memaksimalkan fungsi yang tersisa, dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Fokus: Individu dengan penyakit kronis, disabilitas, atau dalam masa pemulihan.
Contoh Intervensi:
Definisi: Upaya pencegahan yang bertujuan untuk melindungi individu dari intervensi medis yang berlebihan, tidak perlu, atau berpotensi merugikan (iatrogenesis).
Tujuan: Untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko mengalami over-medikasi, over-diagnosis, atau intervensi medis yang tidak proporsional, serta mengelola kondisi mereka dengan cara yang etis dan efektif tanpa menimbulkan bahaya tambahan.
Fokus: Pasien yang menjalani atau akan menjalani intervensi medis.
Contoh Intervensi:
| Level Pencegahan | Fase Penyakit | Tujuan Utama | Contoh Intervensi |
|---|---|---|---|
| Primer | Sebelum sakit (sehat) | Mencegah timbulnya penyakit | Imunisasi, edukasi kesehatan, sanitasi |
| Sekunder | Awal penyakit (asimtomatik/gejala ringan) | Deteksi dini, intervensi cepat | Skrining (Pap smear, TD), pengobatan dini |
| Tersier | Penyakit lanjut (gejala/komplikasi) | Membatasi disabilitas, rehabilitasi | Fisioterapi, manajemen penyakit kronis |
| Kuarter | Intervensi medis | Melindungi dari over-medikasi/bahaya iatrogenik | Menghindari pemeriksaan/obat tidak perlu |

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi