Penyakit ini disebabkan oleh bakteri spiral dari genus Leptospira, terutama spesies Leptospira interrogans. Bakteri ini memiliki lebih dari 200 serovar patogen.
Setelah masuk melalui kulit atau mukosa, bakteri Leptospira menyebar melalui aliran darah ke berbagai organ, terutama ginjal, hati, paru-paru, dan sistem saraf pusat. Bakteri ini menghasilkan toksin dan enzim yang merusak endotel pembuluh darah, menyebabkan vaskulitis dan disfungsi organ. Kerusakan ginjal (nefritis interstisial akut), hati (hepatitis), paru-paru (perdarahan), dan miokardium (miokarditis) merupakan manifestasi umum.
Leptospirosis seringkali bersifat bifasik (dua fase):
Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis (riwayat paparan), pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang.
Leptospirosis memiliki gejala yang mirip dengan banyak penyakit demam akut lainnya.
| Penyakit | Gejala Khas yang Membedakan |
|---|---|
| Demam Dengue | Ruam petekie & perdarahan lebih dominan, nyeri retro-orbital, leukopenia, trombositopenia berat, uji torniket (+). |
| Demam Tifoid | Demam bergelombang (step-ladder pattern), bradikardia relatif, lidah kotor tepi hiperemis, hepatosplenomegali, leukopenia. |
| Malaria | Demam periodik (tergantung spesies), splenomegali, anemia, ditemukan parasit di apusan darah. |
| Hepatitis Viral Akut | Ikterus dominan, mual/muntah, nyeri kuadran kanan atas, peningkatan transaminase lebih tinggi dari bilirubin. |
| Hantavirus Pulmonary Syndrome | Riwayat kontak dengan tikus, gejala paru lebih dominan, trombositopenia, gagal ginjal. |
| Pyelonefritis Akut | Nyeri pinggang, disuria, frekuensi BAK, nyeri ketok CVA (+). |
| Sepsis Bakterial | Sumber infeksi jelas, tanda-tanda SIRS. |
Tatalaksana meliputi terapi antibiotik dan suportif.

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi