- Virus dicirikan sebagai agen yang dapat disaring yang menyebabkan penyakit.
- Virus memiliki karakteristik umum meskipun keragamannya:
- Ukuran kecil: Virus terkecil memiliki diameter sekitar 20 nm, sementara beberapa bisa lebih besar (misalnya, poxvirus, filovirus, megavirus, pandoravirus).
- Parasit intraseluler obligat: Bergantung pada lingkungan internal sel inang untuk replikasi dan perakitan.
- Materi genetik: Terdiri dari DNA atau RNA, bukan keduanya.
- Virus berikatan dengan permukaan sel, mengurai, dan menggunakan mesin inang untuk mereplikasi dan merakit virion baru (replikasi de novo).
- Virus memiliki berbagai jenis genom (dsDNA, ssDNA, ssRNA, dsRNA) dan ukuran, dengan beberapa virus besar memiliki genom yang sebanding dengan bakteri.
- Sistem klasifikasi Baltimore mengategorikan virus berdasarkan jenis genom asam nukleat dan strategi replikasi virus.
- Sistem ini juga memecah virus RNA untai tunggal menjadi yang bersifat untai positif (+) dan untai negatif (−).

- Sementara berdasarkan bentuknya, virus dibedakan menjadi beberapa jenis:

Sumber gambar: www.bmglabtech.com
