Klasifikasi fraktur bukan sekadar hafalan, melainkan alat esensial bagi dokter. Dengan klasifikasi yang tepat, kita dapat:
Ini adalah salah satu klasifikasi fundamental yang membagi fraktur menjadi dua kategori besar berdasarkan ada tidaknya hubungan antara lokasi fraktur dengan lingkungan luar.
Untuk fraktur terbuka, klasifikasi Gustilo-Anderson sering digunakan untuk menilai tingkat keparahan dan risiko infeksi:
| Tipe | Deskripsi |
| Tipe I | Luka < 1 cm, bersih, kerusakan jaringan lunak minimal, fraktur sederhana. |
| Tipe II | Luka > 1 cm, kerusakan jaringan lunak sedang, fraktur sederhana hingga sedang, kontaminasi sedang. |
| Tipe III | Kerusakan jaringan lunak ekstensif, kontaminasi berat, fraktur kominutif/segmental. |
| Tipe IIIA | Jaringan lunak adekuat untuk penutupan luka primer, kerusakan periosteum minimal. |
| Tipe IIIB | Kerusakan jaringan lunak ekstensif dengan kehilangan jaringan, paparan periosteum, membutuhkan flap untuk penutupan. |
| Tipe IIIC | Fraktur terbuka dengan cedera vaskular yang memerlukan perbaikan. |
Klasifikasi ini menggambarkan bentuk atau pola garis patahan pada tulang.
Klasifikasi ini penting untuk memahami potensi cedera sendi dan pembuluh darah/saraf.
Menggambarkan posisi relatif antar fragmen tulang yang patah.
Bagaimana gaya yang menyebabkan fraktur bekerja pada tulang.
Beberapa fraktur memiliki sistem klasifikasi tersendiri karena karakteristik atau lokasi spesifiknya.
Klasifikasi ini digunakan untuk fraktur yang melibatkan lempeng pertumbuhan (epifisis) pada anak-anak, sangat penting karena dapat mempengaruhi pertumbuhan tulang.
| Tipe | Deskripsi | Ilustrasi |
| Tipe I | Fraktur melintasi lempeng pertumbuhan (epifisis terpisah dari metafisis). | S = Straight across |
| Tipe II | Fraktur melintasi lempeng pertumbuhan dan meluas ke metafisis. | A = Above |
| Tipe III | Fraktur melintasi lempeng pertumbuhan dan meluas ke epifisis. | L = Lower |
| Tipe IV | Fraktur melintasi epifisis, lempeng pertumbuhan, dan metafisis. | T = Through |
| Tipe V | Fraktur kompresi pada lempeng pertumbuhan (lempeng pertumbuhan hancur). | R = Rammed/Crushed |
Sistem klasifikasi yang sangat detail dan komprehensif, digunakan secara luas dalam penelitian, pendidikan, dan perencanaan bedah. Menggunakan kode alfanumerik untuk mengidentifikasi lokasi tulang, segmen, dan pola fraktur. Meskipun kompleks, penting untuk mengetahui keberadaannya.
Digunakan khusus untuk fraktur pada leher femur, membantu dalam menentukan tatalaksana (misalnya, fiksasi internal versus artroplasti).

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi