Telinga tengah adalah ruang kecil di belakang membran timpani yang berperan penting dalam transmisi suara. Ruang ini terhubung dengan nasofaring melalui tuba Eustachius, struktur yang memainkan peran kritis dalam menjaga kesehatan telinga. Kelainan pada telinga tengah, baik yang menyangkut tuba Eustachius maupun infeksi, merupakan masalah umum yang menyerang semua usia, terutama anak-anak. Memahami fungsi normal, mekanisme penyakit, dan penatalaksanaannya sangat penting untuk diagnosis dan perawatan yang tepat.
Tuba Eustachius adalah saluran sempit yang menghubungkan telinga tengah dengan nasofaring. Fungsinya sangat penting untuk kesehatan telinga:
Dalam kondisi normal, tuba ini dalam keadaan tertutup untuk mencegah masuknya sekresi nasofaring. Tuba akan membuka secara otomatis saat Anda menelan, mengunyah, atau menguap, berkat kontraksi otot tensor veli palatini.
Salah satu hal yang perlu dipahami dengan baik adalah perbedaan anatomi tuba Eustachius antara anak dan dewasa:
Perbedaan ini sangat penting karena membuat anak jauh lebih rentan terhadap infeksi telinga tengah. Tuba yang lebih horizontal dan lebih pendek memudahkan bakteri dari nasofaring untuk naik ke telinga tengah.
Tuba akan membuka apabila terdapat perbedaan tekanan antara telinga tengah dan atmosfer yang melebihi ambang batas (20-40 mmHg). Ini dapat dicapai melalui dua cara:
Pemahaman ini penting karena membantu dalam mencegah dan menangani berbagai kondisi yang melibatkan gangguan tekanan di telinga tengah.
Walaupun jarang, tuba dapat tetap terbuka secara abnormal (patent Eustachian tube). Penyebab-penyebab yang diketahui meliputi:
Gejala klinis yang dikeluhkan pasien sangat khas:
Pada pemeriksaan otoskopi, membran timpani akan terlihat atrofi (tipis dan mengerut) dan bergerak sesuai dengan gerakan napas pasien fitur diagnostik yang sangat karakteristik.
Penatalaksanaan meliputi:
Obstruksi tuba Eustachius adalah penyebab paling umum kelainan telinga tengah, terutama pada anak-anak. Obstruksi dapat terjadi karena:
Ada satu poin yang sangat penting dan sering muncul dalam ujian:
Setiap otitis media serosa (OMS) kronis yang unilateral pada dewasa harus dievaluasi untuk kemungkinan karsinoma nasofaring.
Mengapa? Karena tumor nasofaring sering kali menyumbat tuba Eustachius, menyebabkan efusi telinga tengah yang persisten. Jika hanya satu telinga yang terkena pada orang dewasa, dan ditemukan OMS tanpa penyebab yang jelas, ini adalah red flag untuk mencari tumor. Pasien semacam ini memerlukan nasofaerngoskopi untuk melihat apakah ada massa di nasofaring.
Barotrauma telinga tengah adalah cedera pada telinga tengah akibat perubahan tekanan udara eksternal yang cepat dan besar. Situasi umum yang menyebabkan kondisi ini:
Mekanisme: Ketika tekanan eksternal berubah tiba-tiba (misalnya pesawat sedang turun), tuba Eustachius perlu membuka untuk menyamakan tekanan. Jika tuba tidak dapat membuka dengan cukup cepat atau cukup lebar (kemampuan maksimal terbuka â 90 cm HâO), maka terjadi perbedaan tekanan antara telinga tengah dan luar.
Perbedaan tekanan ini menyebabkan:
Hasil akhirnya adalah terkumpulnya cairan atau darah di telinga tengah dan mastoid (tulang di belakang telinga).
Pasien dengan barotrauma telinga tengah akan mengeluhkan:
Pengobatan konservatif (untuk kasus ringan):
Penting: Maneuver Valsalva hanya dilakukan jika tidak ada infeksi saluran napas atas, karena dapat mendorong bakteri ke tuba yang terbuka.
Pengobatan bedah (jika cairan persisten):
Pencegahan adalah kunci untuk menghindari barotrauma:
Otitis media supuratif akut adalah peradangan pada mukosa (lapisan lendir) telinga tengah akibat infeksi bakteri. Ini adalah salah satu penyakit paling umum pada anak-anak dan sering disertai demam, nyeri, dan ketidaknyamanan yang signifikan.
Bakteri penyebab yang paling sering ditemukan:
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, anak memiliki tuba Eustachius yang:
Kombinasi ketiga faktor ini membuat bakteri lebih mudah naik dari nasofaring ke telinga tengah pada anak. Inilah mengapa otitis media akut jauh lebih sering terjadi pada usia dini.
Apa yang terjadi: Saluran Eustachius tersumbat sehingga udara di telinga tengah tidak dapat diganti. Udara yang sudah ada di telinga tengah secara perlahan diserap oleh pembuluh darah, menciptakan tekanan negatif (vakum).
Temuan klinis:
Tanda khas: Lipatan membran timpani dapat terlihat, terutama di sekitar bagian superior. Ada air level yang terlihat di balik membran timpani jika cairan sudah mulai terbentuk.
Apa yang terjadi: Tekanan negatif yang terus-menerus menyebabkan pembuluh darah kecil pada membran timpani dan telinga tengah melebar (vasodilatasi). Pembengkakan (edema) mulai terjadi, dan cairan serosa (jernih, berupa plasma tanpa sel darah putih) mulai terakumulasi.
Temuan klinis:
Tanda khas: Air level atau "bubble level" dapat terlihat pada membran timpani. Ini terlihat seperti garis gelap horizontal di balik membran timpani.
Apa yang terjadi: Infeksi berlanjut dan sistem kekebalan tubuh merespons dengan mengirimkan sel-sel kekebalan ke daerah infeksi. Cairan berubah dari serosa (jernih) menjadi purulent (bernanah) kaya akan sel darah putih, bakteri, dan debris. Tekanan di dalam telinga tengah meningkat terus menerus.
Temuan klinis:
Bahaya pada stadium ini: Tekanan purulen yang tinggi dapat menyebabkan:
Intervensi penting: Jika tekanan terus meningkat tanpa pengendalian, membran timpani akan akhirnya ruptur (pecah) secara spontan. Untuk mencegah ini dan mengurangi tekanan, miringotomi direkomendasikan prosedur pembedahan kecil untuk membuat lubang terkontrol pada membran timpani sehingga nanah dapat keluar secara terkendali daripada pecah sendiri.
Apa yang terjadi: Jika stadium supurasi tidak ditangani atau tekanan terus meningkat, membran timpani akan ruptur (pecah). Nanah mengalir keluar dari telinga tengah melalui liang telinga luar.
Temuan klinis:
Penting: Meski gejala berkurang, ini bukan pertanda baik membran timpani yang pecah perlu penyembuhan dan dapat meninggalkan sikatrik (parut) permanen, mengakibatkan kehilangan pendengaran.
Apa yang terjadi: Dengan penanganan antibiotik yang tepat dan sistem kekebalan tubuh pasien, infeksi akan menjadi terkontrol. Peradangan mereda, nanah diserap, dan penyembuhan dimulai.
Tiga kemungkinan hasil:
Concept Pages
Berlangganan premium umeds untuk akses penuh concept pages, video belajar, dan quiz untuk pendidikan kedokteran anda.
Belum punya akun? Daftar Gratis

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi