Hidrokel adalah penumpukan cairan di dalam kantong skrotum, tepatnya di kavitas vaginalis testis. Untuk memahami hidrokel, Anda perlu tahu bahwa testis dikelilingi oleh membran berlapis yang disebut tunika vaginalis. Ruang di antara lapisan membran ini dapat menampung cairan.
Hidrokel diklasifikasikan menjadi tiga jenis berdasarkan lokasi prosesus vaginalis (saluran yang normalnya menutup sebelum lahir):
Poin penting untuk ujian: Perbedaan utama adalah pada komunikasi dengan rongga perut. Jika ada komunikasi, ukuran berubah-ubah; jika tidak ada komunikasi, ukuran tetap.
Penyebab utama hidrokel adalah kegagalan penutupan prosesus vaginalis. Normalnya, prosesus vaginalis ditempati testis ketika turun dari rongga perut ke skrotum selama perkembangan janin. Setelah testis sampai di skrotum, prosesus vaginalis seharusnya menutup sempurna. Jika menutup sebagian atau tidak menutup sama sekali, cairan peritoneal dapat masuk ke kantong skrotum.
Hidrokel dapat muncul pada:
Gejala hidrokel sangat khas dan mudah dikenali:
Tanda-tanda klinis objektif:
Perbedaan klinis berdasarkan jenis:
Gejala subjektif: Kebanyakan pasien tidak merasakan nyeri. Keluhan utama adalah rasa tidak nyaman karena pembesaran atau khawatir akan keganasan.
Dalam sebagian besar kasus, diagnosis hidrokel ditegakkan secara klinis. Namun, pemeriksaan tambahan diperlukan dalam kondisi tertentu:
Pemeriksaan ini bukan untuk mendiagnosis hidrokel, tetapi untuk memastikan testis dalam keadaan normal.
Prinsip penatalaksanaan hidrokel sangat penting untuk ujian karena berdasarkan usia:
Pada bayi dan anak kecil:
Jika tetap setelah 1 tahun:
Pada dewasa:
Tumor testis adalah keganasan yang timbul dari jaringan testis itu sendiri. Meski jarang (hanya 1-2% dari semua keganasan pada pria), tumor testis penting karena:
Gejala awal (stadium dini):
Gejala stadium lanjut (sudah ada metastasis atau perdarahan intratestis):
Poin krusial: Tumor testis tidak nyeri pada presentasi awal. Jika seorang pasien muda datang dengan testis membesar dan keras tanpa nyeri, tumor harus selalu dicurigai.
Pemeriksaan penanda tumor (tumor markers):
Tumor testis memproduksi protein-protein spesifik yang dapat dideteksi dalam darah:
Interpretasi: Peningkatan satu atau lebih penanda ini mendukung diagnosis tumor testis. Seringkali, setidaknya satu penanda meningkat pada pasien tumor testis.
Pemeriksaan pencitraan:
Urinalisis: Untuk mengecualikan hematuria atau infeksi urin yang mungkin memberikan gejala serupa.
Prinsip penatalaksanaan tumor testis:
Timing: Operasi dilakukan sesegera mungkin setelah diagnosis dikonfirmasi, diikuti terapi adjuvan.
Striktura uretra adalah penyempitan atau kehilangan elastisitas uretra akibat penggantian jaringan uretra normal dengan jaringan ikat (fibrotik) yang mengerut. Bayangkan jika dinding pipa air diganti dengan jaringan parut yang kaku aliran air akan berkurang.
Hasil fungsional: Lumen uretra menyempit, sehingga aliran urin terhambat dan tekanan di saluran kemih meningkat.
Ini adalah kondisi yang penting karena dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani, termasuk infeksi berulang, kerusakan ginjal, dan pembentukan abses.
Pada laki-laki:
Pada perempuan:
Untuk memahami gejala, perlu diingat bahwa striktura uretra adalah obstruksi saluran kemih. Ketika uretra menyempit, urin tidak dapat mengalir lancar dan tekanan di saluran kemih meningkat.
Mekanisme patofisiologi:
Gejala khas:
Pemeriksaan laboratorium:
Pemeriksaan pencitraan (diagnostik):
Untuk mendiagnosis lokasi dan panjang striktura, digunakan uretrografi:
Pemeriksaan tambahan:
Penatalaksanaan striktura uretra sangat bergantung pada karakteristik striktura (lokasi, panjang, ada tidaknya fistula) dan kondisi klinis pasien (retensi urin, infeksi, abses). Ini adalah bagian yang paling kompleks, jadi perhatikan baik-baik.
1. Manajemen Kondisi Akut Awal:
Jika pasien datang dengan retensi urin akut:
Jika ada infiltrat atau abses periuretra:
2. Manajemen Definistif Berdasarkan Karakteristik Striktura:
Perhatikan dua faktor utama: panjang striktura dan ada tidaknya fistula:
â Uretroplasti (surgical repair)
Uretroplasti adalah prosedur untuk merekonstruksi uretra. Ini adalah operasi yang lebih kompleks dan memerlukan keahlian khusus. Dilakukan pada:
â Endoskopi dengan Instrumen Sachse (Internal Urethrotomy IUT)
Instrumen Sachse adalah alat endoskopik khusus untuk memotong jaringan parut striktura dari dalam.
3. Pilihan Khusus untuk Striktura Uretra Anterior:
Untuk uretra anterior yang pendek, ada pilihan lain:
Ini adalah prosedur yang lebih sederhana dibanding uretroplasti, tapi kurang sering digunakan sekarang.
4. Manajemen pada Perempuan:
Pada wanita dengan striktura uretra, terapi awal adalah dilatasi:
Jika dilatasi gagal atau striktura residif:
Tabel Ringkasan Penatalaksanaan:
Concept Pages
Berlangganan premium umeds untuk akses penuh concept pages, video belajar, dan quiz untuk pendidikan kedokteran anda.
Belum punya akun? Daftar Gratis

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi