Katarak adalah kondisi mata yang ditandai dengan kekeruhan pada lensa mata, yang menyebabkan penurunan ketajaman penglihatan. Kondisi ini adalah penyebab utama kebutaan yang dapat dicegah di dunia. Memahami katarak sangat penting karena prevalensinya yang tinggi, terutama pada populasi lansia, dan karena kondisi ini dapat ditangani secara efektif dengan pembedahan.
Katarak didefinisikan sebagai kekeruhan pada lensa mata yang mengurangi kejernihan cahaya yang melewati lensa dan sampai ke retina. Akibatnya, gambar yang terbentuk pada retina menjadi tidak jelas, menurunkan ketajaman penglihatan (visus) pasien.
Secara epidemiologis, katarak adalah penyebab utama kebutaan yang dapat dicegah dan diobati di seluruh dunia. Prevalensinya meningkat drastis seiring dengan usia, menjadikan katarak terutama sebagai penyakit lansia, meskipun dapat terjadi pada usia muda atau bahkan sejak lahir.
Penyebab utama katarak adalah proses penuaan normal. Seiring waktu, lensa mengalami perubahan struktural yang fundamental:
Diabetes meningkatkan risiko katarak melalui mekanisme spesifik yang disebut akumulasi sorbitol. Berikut cara kerjanya:
Gula darah tinggi dalam diabetes mendorong enzim aldose reductase untuk mengubah glukosa menjadi sorbitol di dalam lensa. Sorbitol tidak dapat dengan mudah keluar dari lensa, sehingga terakumulasi dan meningkatkan tekanan osmotik intraseluler. Air masuk ke dalam lensa untuk menyeimbangkan tekanan ini, menyebabkan lensa membengkak dan menjadi keruh. Proses ini dapat terjadi dengan cepat pada diabetes yang tidak terkontrol.
Beberapa obat dapat menyebabkan katarak, khususnya katarak subkapsular posterior (kekeruhan di lapisan belakang lensa):
Katarak Kongenital Terjadi sejak lahir, disebabkan oleh faktor intrauterin seperti infeksi TORCH (Toksoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus, Herpes simplex) selama kehamilan, atau kelainan genetik.
Katarak Didapat Berkembang setelah lahir, merupakan tipe yang paling umum dan biasanya terkait dengan penuaan atau faktor-faktor lingkungan.
Katarak dapat berada pada berbagai tahap kekeruhan:
Katarak Kortikal
Katarak Nuklear (Hardened)
Katarak Metabolik Contohnya katarak pada diabetes mellitus, di mana mekanisme sorbitol memainkan peran utama.
Katarak Komplikata Katarak sekunder yang terjadi akibat penyakit mata lain yang sudah ada:
Katarak Toksik Disebabkan oleh paparan bahan beracun atau obat-obatan, seperti katarak induksi kortikosteroid.
Katarak Listrik (Electrical Cataract) Katarak subkapsular piktata yang terbentuk setelah cedera listrik, karena panas dan kerusakan langsung pada lensa.
Lensa terdiri dari protein khusus bernama kristallin yang tersusun dengan sangat teratur, memungkinkan cahaya melewati dengan jernih. Dengan bertambahnya usia:
Perubahan biokimiawi terjadi pada protein kristallin:
Sebagai hasil dari semua perubahan di atas:
Fluktuasi indeks refraktif ini khususnya penting pada katarak nuklear, di mana bagian tengah menjadi lebih keras dan lebih refraksif daripada korteks, menciptakan distorsi visual.
Ini adalah gejala yang paling sering dilaporkan pasien, terutama ketika melihat ke arah cahaya terang seperti lampu mobil atau cahaya matahari langsung. Terjadi karena:
Pasien melihat penglihatan ganda atau lipatan gambar hanya dengan satu mata (tidak disembuhkan dengan mengatupkan mata lainnya). Ini terjadi karena:
Ketajaman penglihatan menurun secara bertahap. Tingkat penurunan tergantung pada:
Pasien diminta membaca kartu Snellen atau kartu ketajaman visual dari jarak standar (biasanya 6 meter). Ketajaman penglihatan pada katarak dapat berkisar dari:
Pencatatan ketajaman penglihatan penting untuk:
Pemeriksaan ini dilakukan dengan cahaya dari sisi untuk mendeteksi katarak imatur:
Mengapa penting? Pemeriksaan ini membantu menentukan apakah katarak sudah cukup matang untuk operasi.
Pemeriksaan dengan ophthalmoscope (cahaya khusus yang dilihat dari dekat) dilakukan untuk:
Catatan penting: Pada katarak matur, fundus tidak dapat dilihat sama sekali karena kekeruhan total lensa.
Concept Pages
Berlangganan premium umeds untuk akses penuh concept pages, video belajar, dan quiz untuk pendidikan kedokteran anda.
Belum punya akun? Daftar Gratis

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi