Kardiomiopati Peripartum (PPCM) adalah bentuk kardiomiopati dilatasi idiopatik yang ditandai dengan disfungsi sistolik ventrikel kiri (fraksi ejeksi <45%) dan gejala gagal jantung. Kondisi ini muncul pada akhir kehamilan atau dalam lima bulan pascapersalinan, tanpa adanya penyebab lain yang dapat diidentifikasi untuk gagal jantung.
Insiden PPCM bervariasi secara geografis, namun secara umum dianggap langka. Beberapa faktor risiko yang telah diidentifikasi meliputi:
Etiologi PPCM belum sepenuhnya jelas, namun beberapa teori patofisiologi telah diajukan:
Gejala PPCM seringkali mirip dengan keluhan umum kehamilan atau pascapersalinan, sehingga diagnosis dapat tertunda. Gejala dan tanda yang muncul adalah gambaran gagal jantung:
Diagnosis PPCM adalah diagnosis eksklusi dan didasarkan pada empat kriteria utama:
Penting untuk menyingkirkan penyebab gagal jantung lainnya seperti miokarditis, penyakit jantung iskemik, penyakit katup, atau kardiomiopati familial yang sudah ada sebelumnya.
| Kondisi | Gambaran Khas | Poin Pembeda dari PPCM |
|---|---|---|
| Preeklampsia/Eklampsia | Hipertensi, proteinuria, edema, kejang. | Disfungsi jantung sekunder, LVEF biasanya normal atau hanya sedikit menurun, tidak ada dilatasi ventrikel primer. |
| Emboli Paru | Dispnea akut, nyeri dada pleuritik, takikardia, hipoksemia. | Onset lebih akut, sering ada faktor risiko tromboemboli, ekokardiografi menunjukkan regangan ventrikel kanan, CT angiografi paru diagnostik. |
| Miokarditis Viral | Gejala mirip flu sebelumnya, nyeri dada, gagal jantung. | Dapat sulit dibedakan, diagnosis definitif dengan biopsi miokard (jarang dilakukan), PPCM adalah diagnosis eksklusi miokarditis yang tidak diketahui. |
| Kardiomiopati Dilatasi Familial | Riwayat keluarga kardiomiopati, onset bisa kapan saja. | Gejala dapat muncul sebelum kehamilan atau jauh setelah periode peripartum, riwayat keluarga positif. |
| Anemia Berat | Kelelahan, pucat, dispnea. | Gagal jantung high-output, LVEF biasanya normal atau meningkat, respons baik terhadap transfusi/suplementasi zat besi. |
| Gagal Jantung Akibat Penyakit Katup | Riwayat murmur jantung, gejala progresif. | Ekokardiografi menunjukkan kelainan katup primer sebagai penyebab disfungsi jantung. |
Tatalaksana PPCM berfokus pada penanganan gagal jantung, sama seperti gagal jantung sistolik lainnya, namun dengan pertimbangan khusus untuk kehamilan dan laktasi.
Prognosis PPCM bervariasi. Sekitar 50% pasien mengalami pemulihan fungsi ventrikel kiri secara parsial atau lengkap. Namun, sisanya dapat mengalami disfungsi ventrikel persisten atau bahkan kematian.
Edukasi pasien adalah kunci dalam manajemen PPCM:

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi