Kardiomiopati Hipertrofi (HCM) adalah penyakit genetik miokard yang ditandai oleh hipertrofi ventrikel kiri (LVH) yang tidak dapat dijelaskan oleh kondisi beban berlebih (misalnya hipertensi atau stenosis aorta). Ini adalah penyebab paling umum kematian jantung mendadak pada individu muda dan atlet.
HCM umumnya disebabkan oleh mutasi genetik pada protein sarkomer, dengan pola pewarisan autosomal dominan. Lebih dari 1500 mutasi telah diidentifikasi, paling sering pada gen yang mengkode beta-myosin heavy chain (MYH7) dan myosin-binding protein C (MYBPC3).
Secara patofisiologi, mutasi ini menyebabkan disorganisasi miosit dan fibrosis miokard, yang berujung pada hipertrofi ventrikel. Hipertrofi ini seringkali asimetris, paling sering melibatkan septum interventrikel. Akibatnya terjadi:
Gejala HCM sangat bervariasi, mulai dari asimtomatik hingga kematian jantung mendadak. Gejala sering memburuk saat aktivitas fisik atau dehidrasi.
Pada pemeriksaan fisik dapat ditemukan:
Diagnosis HCM ditegakkan berdasarkan kombinasi anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, terutama ekokardiografi.
Penting untuk membedakan HCM dari kondisi lain yang dapat menyebabkan hipertrofi ventrikel kiri:
| Kondisi | Ciri Pembeda Utama |
|---|---|
| Hipertensi Kronis | Riwayat hipertensi, hipertrofi konsentris simetris, fungsi diastolik mungkin terganggu. Regresi LVH setelah kontrol tekanan darah. |
| Stenosis Aorta Berat | Murmur sistolik ejeksi yang khas menjalar ke karotis, gradien tekanan tinggi pada katup aorta. |
| Jantung Atlet (Athlete's Heart) | Hipertrofi simetris yang lebih ringan (<13 mm), regresi LVH setelah detraining, fungsi diastolik normal atau supernormal. |
| Penyakit Infiltratif (mis. Amiloidosis) | Penebalan dinding ventrikel dengan gambaran 'granular sparkling' pada ECHO, keterlibatan organ lain, late gadolinium enhancement difus pada MRI. |
| Penyakit Fabry | Gejala neurologis/ginjal/kulit, defisiensi enzim alfa-galaktosidase A. |
Tujuan tatalaksana adalah meredakan gejala, mencegah komplikasi, dan mengurangi risiko kematian jantung mendadak (SCD).
Prognosis HCM bervariasi. Meskipun banyak pasien memiliki perjalanan penyakit yang stabil, sebagian kecil mengalami komplikasi serius. Dengan diagnosis dini, stratifikasi risiko yang tepat, dan tatalaksana yang optimal, sebagian besar pasien dapat memiliki kualitas hidup yang baik dan harapan hidup yang mendekati normal.

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi