Infestasi Parasit Kulit

Infestasi parasit kulit bukan hanya gatal biasa, lho! Ini adalah kondisi yang sering banget muncul di praktik sehari-hari dan jadi momok di UKMPPD. Yuk, kenali lebih dalam jenis-jenis parasit yang suka "numpang" di kulit kita, mulai dari tungau scabies yang bikin gatalnya minta ampun sampai kutu-kutuan yang bikin kepala cenat-cenut. Pahami patofisiologi, manifestasi klinis, hingga tatalaksana efektifnya agar kamu siap menghadapi soal dan kasus klinis!

Definisi Infestasi Parasit Kulit

Infestasi parasit kulit adalah kondisi di mana organisme parasit hidup pada atau di dalam kulit manusia, menyebabkan berbagai gejala klinis. Parasit ini dapat berupa artropoda (seperti tungau dan kutu) atau larva cacing. Umumnya, infestasi ini ditandai dengan pruritus (gatal) hebat, lesi kulit khas, dan seringkali menular.

Scabies

Etiologi dan Patogenesis

Disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei var. hominis. Tungau betina menggali terowongan di stratum korneum untuk bertelur dan mengeluarkan feses. Sensitisasi terhadap tungau dan produknya memicu reaksi hipersensitivitas tipe IV, yang bertanggung jawab atas pruritus hebat.

Manifestasi Klinis

  • Pruritus nokturna: Gatal hebat yang memburuk pada malam hari.
  • Lesi kulit: Papul eritematosa, vesikel, pustul, nodul, ekskoriasi, dan terowongan (burrow) yang khas.
  • Tempat predileksi: Sela-sela jari tangan, pergelangan tangan volar, siku, aksila anterior, areola mammae (wanita), umbilikus, bokong, genitalia eksterna (pria), dan lipat paha. Pada bayi dan anak kecil, bisa menyerang kepala, leher, telapak tangan, dan telapak kaki.
  • Tanda khas: Ditemukan 4 tanda kardinal (pruritus nokturna, mengenai kelompok orang, adanya terowongan, dan ditemukan tungau).

Penegakan Diagnosis

  • Anamnesis: Gatal malam hari, riwayat kontak dengan penderita serupa di keluarga atau komunitas.
  • Pemeriksaan Fisik: Menemukan lesi predileksi dan terowongan.
  • Pemeriksaan Penunjang: Kerokan kulit dengan KOH 10% dari lesi (terutama ujung terowongan) untuk menemukan tungau, telur, atau feses.

Tatalaksana

  • Farmakologis:
    • Permethrin 5% krim: Pilihan utama. Dioleskan ke seluruh tubuh dari leher ke bawah, didiamkan 8-12 jam, lalu dibilas. Diulang setelah 1 minggu.
    • Gamma Benzena Heksaklorida (Lindane) 1% krim/losion: Dioleskan ke seluruh tubuh, didiamkan 8-12 jam, lalu dibilas. Tidak direkomendasikan untuk anak di bawah 2 tahun, ibu hamil/menyusui, atau pasien dengan riwayat kejang.
    • Krotamiton 10% krim/losion: Dioleskan 1-2 kali sehari selama 3-5 hari. Efek skabisida lebih rendah.
    • Sulfur presipitatum 4-10% salep: Aman untuk bayi dan ibu hamil. Dioleskan 1 kali sehari selama 3 hari berturut-turut.
    • Ivermectin oral: Untuk kasus berat atau Scabies berkrusta.
  • Non-farmakologis: Edukasi untuk mencuci semua pakaian, sprei, dan handuk dengan air panas, serta mengobati semua kontak erat secara bersamaan.

Pediculosis

Pediculosis adalah infestasi kulit oleh kutu, yang dapat menyerang kepala, badan, atau area pubis.

Pediculosis Capitis (Kutu Kepala)

  • Etiologi: Pediculus humanus capitis.
  • Manifestasi Klinis:
    • Pruritus hebat pada kulit kepala, terutama di daerah oksipital dan retroaurikular.
    • Ditemukan nits (telur kutu) yang menempel erat pada batang rambut, sulit dilepaskan.
    • Ekskoriasi, papul eritematosa, dan kadang infeksi sekunder (impetigo, limfadenopati servikal).
  • Tatalaksana:
    • Permethrin 1% losion/shampo: Diaplikasikan pada rambut basah, didiamkan 10 menit, lalu dibilas. Diulang setelah 7-10 hari.
    • Malathion 0,5% losion: Alternatif jika resisten terhadap permethrin.
    • Ivermectin oral: Untuk kasus resisten atau berat.
    • Penggunaan sisir serit untuk melepaskan nits.

Pediculosis Corporis (Kutu Badan)

  • Etiologi: Pediculus humanus corporis. Kutu ini hidup di lipatan pakaian dan hanya berpindah ke kulit untuk menghisap darah.
  • Manifestasi Klinis:
    • Pruritus hebat, terutama di area yang tertutup pakaian.
    • Papul eritematosa, ekskoriasi, urtikaria.
    • Pada infeksi kronis, dapat terjadi “vagabond’s disease”: hiperpigmentasi dan likenifikasi kulit.
  • Tatalaksana: Perbaikan higiene personal, mencuci pakaian dan sprei dengan air panas, menyetrika pakaian. Pengobatan topikal jarang diperlukan karena kutu tidak hidup di kulit.

Pediculosis Pubis (Phthiriasis / Kutu Kemaluan)

  • Etiologi: Pthirus pubis (kutu kemaluan). Penularan umumnya melalui kontak seksual.
  • Manifestasi Klinis:
    • Pruritus hebat di area pubis dan genitalia.
    • Ditemukan kutu atau nits menempel pada rambut pubis.
    • Kadang ditemukan maculae caeruleae (bercak kebiruan) akibat gigitan kutu.
    • Dapat menyerang area lain yang berambut kasar seperti ketiak, jenggot, kumis, atau bulu mata (pediculosis palpebrarum).
  • Tatalaksana:
    • Permethrin 1% krim/losion: Dioleskan pada area yang terinfeksi, didiamkan 10 menit, lalu dibilas. Diulang setelah 7-10 hari.
    • Lindane 1% shampo: Alternatif, namun perlu hati-hati.
    • Ivermectin oral: Untuk kasus resisten.
    • Mencukur rambut di area yang terinfeksi.
    • Edukasi untuk mengobati pasangan seksual.

Cutaneous Larva Migrans (CLM)

Etiologi

Disebabkan oleh larva cacing tambang hewan, terutama Ancylostoma braziliense dan Ancylostoma caninum, yang secara tidak sengaja masuk ke kulit manusia. Larva ini tidak dapat menyelesaikan siklus hidupnya pada manusia.

Manifestasi Klinis

  • Lesi serpiginosa: Eritema linear atau terowongan yang bergerak, biasanya berukuran 2-3 mm lebar, dan dapat memanjang beberapa sentimeter per hari.
  • Pruritus hebat: Terutama di sepanjang jalur migrasi larva.
  • Sering ditemukan di area yang kontak langsung dengan tanah yang terkontaminasi feses hewan, seperti kaki, tungkai, atau bokong.

Tatalaksana

  • Albendazole oral: 400 mg dosis tunggal atau 200 mg 2 kali sehari selama 3 hari.
  • Ivermectin oral: 200 mcg/kg dosis tunggal.
  • Thiabendazole topikal: Sebagai alternatif, namun kurang efektif dibandingkan terapi oral.

Referensi

Ada Hadiah Buatmu! Diskon 10% Buat Semua Produk - Kode NEWUSER10

Belajar Jadi Dokter Hebat Cukup dalam Genggaman

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi

4.8
Rating
15K+
Downloads
500+
Doctors
Customer Support umeds