Infeksi TORCH adalah akronim yang merujuk pada sekelompok infeksi kongenital yang dapat ditularkan dari ibu hamil ke janin selama kehamilan atau saat persalinan. Infeksi ini memiliki potensi menyebabkan berbagai kelainan kongenital, disabilitas neurologis, atau bahkan kematian pada bayi.
Akronim TORCH sendiri merupakan singkatan dari:
Setiap komponen TORCH disebabkan oleh agen infeksius yang berbeda, namun memiliki kesamaan dalam jalur transmisinya, yaitu secara vertikal dari ibu ke janin atau bayi.
Banyak infeksi TORCH memiliki manifestasi klinis yang tumpang tindih (non-spesifik), namun ada juga gambaran khas untuk setiap patogen.
| Patogen | Manifestasi Khas |
|---|---|
| Toxoplasmosis Kongenital | Trias klasik:
Juga bisa disertai kejang, tuli, hepatosplenomegali. |
| Rubella Kongenital | Trias klasik (Gregg's Triad):
Mikrosefali, ruam 'blueberry muffin', hepatosplenomegali. |
| Cytomegalovirus (CMV) Kongenital | Penyebab utama tuli sensorineural non-genetik.
|
| Herpes Simplex Virus (HSV) Kongenital | Tiga kategori:
|
| Sifilis Kongenital (dari 'Other') | Dini (<2 tahun):
Lanjut (>2 tahun):
|
Diagnosis infeksi TORCH memerlukan kombinasi pemeriksaan klinis, serologis, dan virologis/mikrobiologis.
Tatalaksana infeksi TORCH bersifat spesifik untuk setiap patogen dan seringkali memerlukan pendekatan multidisiplin.
Infeksi TORCH dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang yang signifikan pada anak, meliputi:
Pencegahan infeksi TORCH sangat penting, terutama pada ibu hamil.

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi