Infeksi Oportunistik (IO) adalah infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme yang biasanya tidak menyebabkan penyakit pada individu dengan sistem kekebalan tubuh yang sehat, namun dapat menimbulkan penyakit serius pada individu dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu, seperti pada pasien dengan Human Immunodeficiency Virus (HIV).
IO merupakan manifestasi klinis utama dari Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) dan sering menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada pasien HIV.
Pemahaman mengenai jenis-jenis IO dan ambang batas kadar CD4 sangat penting untuk diagnosis, tatalaksana, dan profilaksis. Berikut adalah tabel ringkasan IO umum pada pasien HIV/AIDS:
| Infeksi Oportunistik | Organ Terdampak Utama | Ambang Batas CD4 (sel/µL) |
|---|---|---|
| Pneumocystis Jirovecii Pneumonia (PJP) | Paru | <200 |
| Toksoplasmosis Serebral | Sistem Saraf Pusat (SSP) – Otak | <100 |
| Meningitis Kriptokokus | SSP – Otak, Selaput Otak | <100 |
| Mycobacterium Avium Complex (MAC) | Diseminata (limfonodi, sumsum tulang, GI), Paru | <50 |
| Cytomegalovirus (CMV) Retinitis | Mata (retina), GI, Paru, SSP | <50 |
| Kandidiasis Esofagus | Esofagus | <200 |
| Tuberkulosis (TB) | Paru, Ekstrapulmoner (limfonodi, pleura, tulang, SSP) | Berapapun (lebih sering <350) |
| Progressive Multifocal Leukoencephalopathy (PML) | SSP – Otak | <200 |
| Kanker Sarkoma Kaposi | Kulit, Mukosa, Organ Dalam | Berapapun (lebih sering <200) |
| Herpes Simpleks Kronis/Diseminata | Kulit, Mukosa, Esofagus | Berapapun (lebih sering <200) |
| Kriptosporidiosis | Gastrointestinal (GI) – Diare kronis | <100 |
| Isosporiasis | GI – Diare kronis | <100 |
Diagnosis IO pada pasien HIV memerlukan kombinasi dari beberapa aspek:
Tatalaksana IO pada pasien HIV memiliki dua tujuan utama:
Pemberian profilaksis juga sangat penting untuk mencegah IO, baik profilaksis primer (mencegah infeksi pertama kali) maupun sekunder (mencegah kekambuhan setelah terapi).

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi