Materi ini membahas sistem imun rongga mulut, meliputi peran mukosa, celah gingiva, saliva, dan nodus limfatik sebagai pertahanan utama. Dijelaskan pula dasar imunologi, termasuk konsep antigen dan antibodi, serta mekanisme respons imun non-spesifik (innate) seperti fagositosis dan inflamasi, juga respons imun spesifik (acquired) yang melibatkan respons seluler dan humoral dalam melawan patogen.
Imunologi Dasar
Imunologi :
Konfigurasi asing dinamakan antigen atau imunogen.
Proses serta fenomena yang menyertainya disebut dengan respons imun yang menghasilkan suatu zat yang disebut dengan antibodi.Dalam keadaan tertentu (patologik) >> Autoantibodi.
Respon Imun Non Spesifik
Imunitas bawaan (innate immunity), dalam artian bahwa respons terhadap zat asing dapat terjadi walaupun tubuh sebelumnya tidak pernah terpapar oleh zat tersebut. Terdiri dari:Â
Fagositosis
Inflamasi
Respon Imun Spesifik
Merupakan respon imun yang didapat (acquired), yang timbul akibat dari rangsangan antigen tertentu, sebagai akibat tubuh pernah terpapar sebelumnya.
Respon Imun Seluler
Respon Imun Humoral
Imunitas Rongga Mulut
Terdiri dari :
Mukosa
Mukosa normal memiliki sistem pertahanan yang adekuat, diantaranya :
Sel limfosit
Sel langerhans
Keratinosit
Mucosa Associated Lymphoid Tissue (MALT)
 Celah Ginggiva
Saliva
Nodus Limfatik
Â
Concept Pages
Berlangganan untuk Melanjutkan Membaca
Berlangganan premium umeds untuk akses penuh concept pages, video belajar, dan quiz untuk pendidikan kedokteran anda.